Posts Written By ratnadewi

Hallo Hiperprolaktin

Seperti dugaan dr Budi sebelumnya, prolaktin saya pasti tinggi lagi karena haid berantakan lagi. Dan ternyata benar. Setelah cek lab dan keluar hasilnya, maka keluarlah itu angka 99,51 hasil tes hormon prolaktin. Padahal nilai rujukan untuk prolaktin 4,79-23,30. Lumayan tinggi lah yaa. Sementara prolaktin saya pas promil pertama mencapai 84 sekian. Itu saja sudah berantakan sekali jadwal haidnya. Bahkan tahun 2013 saya setahun hanya haid dua kali.

Continue Reading
1 Comment

Ikhtiar Itu Bernama Program Hamil

Hampir setiap pasangan yang menikah pasti selalu menginginkan anak, selalu menginginkan keturunan yang akan meneruskan cita-cita dan semangatnya. Idealnya, begitu menikah dan berhubungan seksual, tak berapa lama kehamilan akan didapatkan. Tapi itu idealnya. Banyak yang begitu menikah tak perlu menunggu lama lalu bisa mendapatkan keturunan. Tapi tak sedikit pula mereka yang harus menunggu berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun hanya untuk mendapatkan seorang anak.

Lalu bagaimana jika tak jua memiliki keturunan?

Continue Reading
3 Comments

Dealing with Trauma

Hallooo rumah sakit, hallooo SpOG. Saya datang lagi. Tapi kali ini buat program hamil (lagi). Hmmm…masa iya sih mau trauma mulu. Masa iya sih mau takut terus. Masa iya sih mau sedih berkepanjangan. Keburu tua keleus ya kalo berkutat sama begituan mulu.

Setelah menimbang dan memikirkan, akhirnya memutuskan buat TTC (trying to conceive) lagi. Saya sadar sesadar-sadarnya dengan kondisi saya yang sangat tidak mungkin untuk hamil secara alami alias harus dibantu dokter. Maka akhirnya dengan segenap kekuatan dan keberanian, program hamil ke dokter yang awalnya mau dimulai bulan April dimajukan jadi bulan Februari. Mumpung sayanya juga masih semangat.

Continue Reading
1 Comment

Haru Biru Hari Baru

Ini cerita hari pertama.saya masuk kerja. Iya, hari pertama setelah tiga bulan cuti, dikasih rehat setelah kehilangan Azka. Akhirnya setelah tiga bulan yang diisi dengan bobo-bobo, makan, nulis, nonton tv ini selesai. Saya rindu Kawasan Industri Pulogadung yang macet dan kantor dengan teman-teman yang hangat. Padahal dulu paling males kalau memulai hari dengan bekerja. Tapi kali ini semangat 45.

Hari pertama kerja yang ada di bayangan pasti akan penuh dengan haru biru. Ditambah lagi saya grogi, berasa anak baru hari pertama kerja. Pasti semua tempat dan momentum akan membangkitkan kenangan akan Azka. Belum lagi orang-orang yang bertanya “Kok udah lama ngga keliatan?” atau “Udah melahirkan?” atau “Babynya cewek apa cowok?” atau “Gimana anak? Sehat?” atau “Udah isi lagi belom?”dst dst yang bikin haru biru. Dan ternyata memang begitu. Tapi ternyata haru biru hari pertama kerja bukan sepenuhnya disebabkan oleh berbagai kenangan dan pertanyaan, tapi lebih karena hujan dan banjir. Ini hujan dan banjir air ya, bukan hujan air mata dan banjir kenangan.

Continue Reading
0 Comments