Browsing Category Jalan-Jalan

Tips Mudik Lebaran Menggunakan Kereta Api

Sudah tak diragukan lagi, kereta api saat ini menjadi salah satu moda transportasi yang digemari untuk mudik Lebaran. Selain karena bebas macet, moda transportasi yang satu ini kini juga sangat nyaman. Sudah tak ada lagi cerita mudik Lebaran di kereta api dengan penuh sesak, harus rebutan tempat duduk bahkan hingga rela menempati toilet, panas-panasan di dalam kereta, kereta terlambat hingga berjam-jam, hingga asongan yang mondar-mandir ketika penumpang sudah penuh sesak di antara tempat duduk.

Continue Reading
13 Comments

#3HariDiBatam: Menjejak Batam Bersama Kementerian Kesehatan

Saya masih ingat betul yang saya rasakan saat tahu bahwa saya masuk dalam 10 blogger terpilih yang ikut press tour jalan-jalan ke Batam bersama Kementerian Kesehatan. Kegirangan pastinya. Padahal, awalnya saya sempat nggak percaya menang kompetisi 3 Hari Jalan-Jalan ke Batam bersama Kementerian Kesehatan karena yang ikut kebanyakan jaauuuhh lebih berpengalaman di bidang blogging daripada saya. Saat itu saya pun telat tahu. Untungnya Mbak Shinta Ries ‘menyenggol’ saya di Facebook. Dan inilah cerita saya selama tiga hari di Batam yang sengaja saya kasih tag #3HariDiBatam.

Continue Reading
19 Comments

Pengalaman Terjebak di Kumpulan Tas Bernilai Ratusan Juta

Beberapa hari yang lalu saya temu kangen bersama salah seorang sahabat, teman main saat kuliah lebih tepatnya, di sebuah mall di pusat Jakarta. Teman saya, namanya Kak Okta, sedang ada pekerjaan di Indonesia. Dia sudah lama tinggal Austria dan kami sudah sembilan tahun nggak ketemu. Sembilan tahun nggak ketemu, ternyata pas temu kangen sama Kak Okta saya dapat pengalaman baru.

Continue Reading
73 Comments

Mudik

Ini bukan mudik pertama di hidup saya. Tapi mudik kali ini terasa berbeda. Ini mudik pertama setelah saya menikah, mudik setelah hampir empat tahun tidak merasakan hangatnya berlebaran bersama keluarga. Ini mudik pertama saya sebagai seorang istri, mudik pertama bersama suami. Ini mudik pertama juga dimana waktu mudik dibagi untuk dua keluarga.

Mudik ini sebenarnya sudah direncanakan dari jauh-jauh hari karena tiket sudah niat dipesan dari H-90. Kami memang sengaja mau naik kereta, karena kemudahan akses ke rumah yang tinggal turun udah sampai rumah (karena rumah belakang stasiun). Selain itu ngga pernah kepikiran mudik via jalur darat (naik bus atau bawa mobil) mengingat pengalaman orang-orang yang butuh sampai berpuluh-puluh jam di dalam mobil. Trus ngga kepikiran juga naik pesawat karena buat sampai ke rumah harus nyambung lagi naik kereta, capek.

Continue Reading
1 Comment