Browsing Category Hiburan

Book Review: Foodie and The City, Panduan Kuliner ala Mamah Muda

Dulu di pelajaran ekonomi, makanan atau pangan selalu masuk dalam kebutuhan pokok atau primer. Pun dalam piramida kebutuhan ala Maslow, letak pangan berada di paling bawah atau dasar disejajarkan dengan sandang dan papan. Kalo kebutuhan itu ngga tercukupi maka hidup seseorang bisa dikatakan ngga layak.

Ya, dari dulu hakikatnya makanan adalah sebagai kebutuhan pokok. Sebagai pengenyang perut. Namun, seiring perkembangan zaman ternyata fungsi makanan menjadi semakin luas.

Continue Reading
0 Comments

Book Review: Pelajaran Meniti “Rumah Tangga”

Bagaimana mungkin seorang suami bisa merendahkan istrinya? Demi cinta dan kebahagiaan keluarga, para istri mengorbankan apa pun saja termasuk karier dan rasa percaya dirinya. Bukankah tak ada satu pun dari suami yang bisa memastikan istrinya, bila diberi kesempatan yang sama, tak akan lebih sukses darinya? Para istri bukanlah “pelayan” suami, jangan rendahkan mereka. Karena keagungannya, mereka merendahkan diri dan hatinya untuk dengan rela melayani suami atas nama cinta.

 

Continue Reading
0 Comments

Mudik

Ini bukan mudik pertama di hidup saya. Tapi mudik kali ini terasa berbeda. Ini mudik pertama setelah saya menikah, mudik setelah hampir empat tahun tidak merasakan hangatnya berlebaran bersama keluarga. Ini mudik pertama saya sebagai seorang istri, mudik pertama bersama suami. Ini mudik pertama juga dimana waktu mudik dibagi untuk dua keluarga.

Mudik ini sebenarnya sudah direncanakan dari jauh-jauh hari karena tiket sudah niat dipesan dari H-90. Kami memang sengaja mau naik kereta, karena kemudahan akses ke rumah yang tinggal turun udah sampai rumah (karena rumah belakang stasiun). Selain itu ngga pernah kepikiran mudik via jalur darat (naik bus atau bawa mobil) mengingat pengalaman orang-orang yang butuh sampai berpuluh-puluh jam di dalam mobil. Trus ngga kepikiran juga naik pesawat karena buat sampai ke rumah harus nyambung lagi naik kereta, capek.

Continue Reading
1 Comment

Jangan Menyerah! Akulah Sang Pejuang

Hidup saya bak drama akhir-akhir ini. Drama sedrama-dramanya. Saya juga menjelma bak drama queen. Tapi beneran deh, kehilangan anak membuat hidup itu menjadi penuh drama, suram, lemah, putus asa, selalu meratapi nasib, hingga dihinggapi trauma. Lebay? Yah mungkin bagi banyak orang dibilang lebay tapi percayalah bahwa kehilangan anak yang sudah dinantikan itu bagai kehilangan semangat hidup.

Continue Reading
0 Comments