Browsing Category Diary

Untukmu Para Perempuan yang Sedang Berjuang Mendapatkan Momongan…

perjuangan-mendapatkan-momongan

“Kamu menyesal nggak menikah sama aku?”
“Kamu kecewa nggak menikah sama aku?”

Dua pertanyaan ini yang beberapa hari lalu saya tanyakan pada suami. Entah ini sudah keberapa kalinya. Yang pasti jawabannya selalu TIDAK. Sungguh, saya tidak meragukan jawabannya. Begitu pun dengan mimik mukanya. Saya hanya tidak percaya diri dengan apa yang saya dengar sehingga perlu mengulang-ulangnya berkali-kali agar saya lega.

Continue Reading
65 Comments

Repotnya Punya Nama Pasaran

repotnya-punya-nama-pasaran

Pagi ini saya membuat pengumuman yang revolusioner. Kemarin malam tepatnya, saya (akhirnya) mengganti nama akun-akun social media saya dari @jawzq menjadi @ratnadewime. Katanya sih biar lebih profesyenel karena nama JAWZQ terlalu jauh dari RATNA DEWI atau DEWI RATNASARI. Tapi, saya memakai nama JAWZQ juga bukan tanpa alasan. Salah satu alasannya adalah karena nama asli saya terlalu pasaran di jagad maya ataupun nyata.

Continue Reading
59 Comments

Ketika Mereka Bertanya “Kapan Punya Anak?” pada Perempuan yang Pernah Keguguran

pertanyaan-kapan-punya-anak

Dalam delapan tahun terakhir ini rupanya pertanyaan dengan kata “kapan” sangat sering terdengar di kuping saya. Mulai dari kapan lulus, kapan kerja, kapan nikah, kapan punya rumah, kapan beli mobil, sampai kapan punya anak. Trus gimana rasanya? Buat sesekali sih oke, tapi kalo pertanyaan yang sama diulang-ulang mulu kok ya kesannya jadi bosan dan ganggu ya.

Continue Reading
36 Comments

Cintaku Bersemi Saat Reuni

foto yang tersisa dari reuni kelas SMP, hayo saya yang mana?

Saya selalu semangat kalau menceritakan pengalaman berkesan dalam reuni. Kenapa? Soalnya saya dapat jodoh dari reuni. Iya, laki-laki yang sekarang jadi suami saya dulu adalah teman SMP saya, sekelas malah. Kami bertemu lagi saat reuni SMP beberapa tahun lalu. Entah apa yang membuat dia tertarik sama saya. Padahal dulu dilirik pun nggak kayaknya, haha. Jodoh memang nggak terduga ya. Dicari yang jauh eehhh ternyata nyangkutnya di teman yang dulu pernah sekelas.

Continue Reading
39 Comments

Kisah di Balik Jajanan Masa Kecil

jajanan-masa-kecil

Bicara soal jajanan masa kecil, saya termasuk orang yang doyan jajan. Kebiasaan doyan jajan ini bahkan masih bertahan sampai sekarang. Sebagai anak tunggal saat kecil (sebelum adik saya lahir) dan punya ibu yang memiliki kios makanan, saya sangat bebas buat mengakses makanan. Kalaupun jajanan yang saya inginkan tidak ada di kios ibu saya, maka tak perlu gegulingan buat minta uang jajan. Saya pun langsung dikasih uang buat jajan.

Continue Reading
33 Comments