Browsing Category Personal

Cintaku Bersemi Saat Reuni

foto yang tersisa dari reuni kelas SMP, hayo saya yang mana?

Saya selalu semangat kalau menceritakan pengalaman berkesan dalam reuni. Kenapa? Soalnya saya dapat jodoh dari reuni. Iya, laki-laki yang sekarang jadi suami saya dulu adalah teman SMP saya, sekelas malah. Kami bertemu lagi saat reuni SMP beberapa tahun lalu. Entah apa yang membuat dia tertarik sama saya. Padahal dulu dilirik pun nggak kayaknya, haha. Jodoh memang nggak terduga ya. Dicari yang jauh eehhh ternyata nyangkutnya di teman yang dulu pernah sekelas.

Continue Reading
38 Comments

Home Sweet Home, Seperti Apa Sih?

home-sweet-home

Sejak saya kecil, saya suka berangan-angan tentang rumah impian saya. Karena kebanyakan nonton tv, saya suka bermimpi punya rumah yang besar. Saya pengen punya rumah kayak di sinetron-sinetron yang punya ruang makan khusus dan kolam renang. Maklum, adegan-adegan di televisi yang banyak dilakukan di meja makan sambil sarapan atau makan malam membuat saya berangan kalau punya rumah dengan meja makan besar itu asyik banget. Meja makan jadi tempat berkumpul, makan, dan ngobrol bareng.

Continue Reading
33 Comments

Kisah di Balik Jajanan Masa Kecil

jajanan-masa-kecil

Bicara soal jajanan masa kecil, saya termasuk orang yang doyan jajan. Kebiasaan doyan jajan ini bahkan masih bertahan sampai sekarang. Sebagai anak tunggal saat kecil (sebelum adik saya lahir) dan punya ibu yang memiliki kios makanan, saya sangat bebas buat mengakses makanan. Kalaupun jajanan yang saya inginkan tidak ada di kios ibu saya, maka tak perlu gegulingan buat minta uang jajan. Saya pun langsung dikasih uang buat jajan.

Continue Reading
33 Comments

Sepotong Rindu

sepotong-rindu

“Hai, Ibu,” sapanya sambil tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya ketika aku muncul dari balik pintu.

Sore ini, dia masih seperti tadi pagi. Tersenyum riang setiap melihatku. Wajahnya bersinar. Yang membedakan hanya bajunya. Sore ini dia tak lagi memakai seragam sekolahnya. Tapi air mukanya selalu sama, selalu bercahaya. Dia berlari menghambur ke arahku.

“Aku sayang ibu,” ucapnya sambil mencium pipiku berkali-kali.

Continue Reading
0 Comments