Kisah Nokia, Sang Legenda yang Kembali Mengepakkan Sayapnya

Kalau ditanya, hape apa yang pertama dibeli? Jawaban saya Nokia.

Kalau ditanya, hape apa yang banyak kenangannya bersama mantan? Jawaban saya tentu masih Nokia.

Bahkan kalau ditanya, hape apa yang sering dipakai buat ngambil gambar vlog? Jawaban saya masih Nokia.

Buat saya, hape Nokia adalah legenda bukan kenangan. Kalau legenda, meski tak sepopuler dulu, nama dan eksistensinya masih tetap ada. Bahkan suatu saat bisa tak dinyana kemunculannya. Itulah Nokia.

Sempat sangat populer di masa awal kemunculan telepon seluler, merk asal Finlandia ini mengisi hari-hari banyak orang saat pertama kali memiliki telepon seluler. Tak ayal, bagi saya Nokia adalah legenda. Sampai sekarang, hape-hape Nokia penuh kenangan kepunyaan saya pun masih tersimpan rapi di lemari. Sedangkan seri-seri beberapa tahun lalu yang berbasis Windows masih aktif digunakan sebagai alat untuk ngevlog karena kualitas kameranya juara.

Nokia memang pernah sedikit tenggelam ketika datang serbuan ponsel-ponsel berbasis Android. Namun, Nokia tidak benar-benar menghilang. Saya adalah saksi hidup yang menyaksikan bahwa Nokia masih eksis walaupun tidak semasif tahun 2000an. Nyatanya, begitulah sebuah legenda. Bisa tenggelam lalu muncul dan menggebrak dengan aksi barunya, seperti Nokia akhir-akhir ini.

Maraknya ponsel berbasis Android membuat Nokia terus berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman. Sang legenda muncul kembali bahkan beserta dengan 2 penghargaan yang diperolehnya dari gelaran ajang bergengsi Selular Award 2018. Nokia berhasil menyabet 2 penghargaan sekaligus yaitu Smartphone of The Year untuk Nokia 8 dan Best Build Quality untuk Nokia 6.

Tak ayal, betapa bangganya Nokia. Apalagi Selular Award merupakan ajang penghargaan bergengsi yang sudah 15 tahun berjalan dan ditujukan ditujukan baik kepada personal, korporat, produk, maupun program dan layanan. Penghargaan-penghargaan yang diperoleh di Selular Award bertujuan untuk mengapresiasi para pemangku kepentingan di industri telekomunikasi dan teknologi mobile di Indonesia. Dengan adanya penghargaan ini pula, Nokia semakin semangat untuk terus membawa inovasi yang berarti tak hanya bagi industri telepon selular itu sendiri, tetapi juga bagi konsumen.

Selain merambah produksi ponsel berbasis Android, saat ini Nokia juga menggabungkan teknologi dan kualitas integrasinya, build quality, dan Android murni yang aman dan selalu up to date. Miranda Warokka, Head of Marketing HMD Indonesia, selaku pemegang lisensi eksklusif untuk ponsel dan tablet Nokia menuturkan, harapannya Nokia akan bisa membawa perubahan di tahun 2018 ini.

Konsistensi Nokia terhadap kualitas ponsel yang diproduksinya adalah satu hal yang berhasil mencuri perhatian dewan juri di ajang Selular Award ini. CEO Selular Network, Uday Rayana menuturkan melalui beberapa seri yang diluncurkan, Nokia berhasil menghadirkan semua keunggulan khas Nokia di masa lalu, khususnya dalam hal build quality, ketahanan baterai, dan teknologi yang fokus pada manusia.

Mengenal Si Elegan, Nokia 6

Nokia 6 adalah primadona baru yang berhasil mencuri perhatian juri sehingga bisa menyabet penghargaan Best Build Quality di Selular Award 2018 ini. Salah satu seri ponsel mid-range Nokia ini mulai diperkenalkan tahun lalu. Desainnya sangat elegan dan khas dengan unibody yang dibuat dari satu blok aluminium seri 6000. Sedangkan layarnya telah full HD dengan ukuran 5.5 inchi yang cerah dan penuh warna.

Walaupun berasal dari kategori mid-range, produk Nokia 6 ini ingin menghadirkan pengalaman smartphone yang benar-benar premium. Audio yang immersif dengan penguat audio yang cerdas dan speaker ganda memungkinkan konsumen memperoleh suara bass yang lebih dalam dan jelas. Sementara itu teknologi Dolby Atmos® memberikan pengalaman hiburan yang sangat menyentuh. Belum lama ini Nokia 6 juga telah mendapatkan update OS (Android 8.1 Oreo) dan keamanan bulanan terbaru untuk bulan April.

Nokia 8, Sahabat Baik Para Content Creator

Satu seri Nokia yang lagi-lagi mencuri perhatian dewan juri sehingga berhasil menyabet penghargaan Smartphone of The Year adalah Nokia 8. Dirancang dengan desain yang tak kalah elegan, Nokia 8 hadir dengan performa yang tinggi, desain indah, dan mempertimbangkan kebutuhan para content creator atau pembuat konten. Nokia 8 hadir dengan kolaborasi optik ZEISS, performa dan Android murni di jantungnya, serta desain unibody aluminium tercanggih saat ini

Hadirnya Nokia 8 mewakili semua keunggulan smartphone Nokia yang andal. Nokia 8 didukung prosesor Snapdragon™ 835 yang canggih dari Qualcomm. Ponsel ini juga dilengkapi dengan sejumlah fitur unggulan termasuk Dual-Sight yang memungkinkan pengguna livestreamed secara native dan real-time ke feed sosial media seperti Facebook dan YouTube.

Jadi, apakah sang legenda akan kembali merajai pasaran dan menjadi handphone sejuta umat? Kita tunggu saja. Namun yang pasti, Nokia sudah berani berinovasi, keluar dari zona nyaman, serta menggebrak dengan bukti penghargaan.

 

4 Comments
Previous Post
Next Post