Warna-Warni Kisah dalam Janadriyah Sebuah Perjalanan

Rahmat menyesal dan meminta maaf kepada Lastri karena keputusannya untuk berpindah ke Janadriyah, Riyadh, malah berbuah petaka. Sementara Lastri hanya menangisi kontraksi perutnya yang semakin hebat. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit Dallah. Rahmat menatap layar ponsel dengan gambar Baitullah di wallpaper-nya. Ia merutuk dan menyalahkan dirinya sendiri: “Andai saja waktu itu aku enggak pindah, kejadian ini tak perlu terjadi.”

Continue Reading
6 Comments

Budget Traveling Semakin Menyenangkan dengan Tiket Pesawat Airy

Traveling itu menyenangkan.

Setidaknya itu kesan yang saya dapatkan setelah beberapa bulan terakhir ini aktif traveling ke beberapa tempat. Bertemu orang baru, menikmati pemandangan alam, mensyukuri kuasa Tuhan, dan meresapi indahnya perjalanan adalah hal-hal yang kini dirindukan kala aktivitas traveling berakhir. Rasanya selalu ingin traveling lagi lagi dan lagi. Dan hingga sampai titik ini saya mulai menyadari bahwa traveling itu nagih!!

Continue Reading
6 Comments

Cara Bijak Atur Anggaran Keluarga Biar Tetap Bisa Liburan dan Belanja

Dulu, jauh sebelum berumah tangga saya selalu menganggap kalau membuat dan mengatur anggaran untuk keluarga itu adalah hal yang sangat mudah. Apalagi banyak orang di sekitar saya yang menjalankan anggaran rumah tangga dengan prinsip ‘let it flow’ atau ikuti aja aliran airnya. Namun, setelah tahu sedikit demi sedikit tentang ilmu keuangan rumah tangga, prinsip seperti itu justru bisa membahayakan.

Continue Reading
22 Comments

Bebas Repot dengan Celana Kulot

Halloooo…

Rasanya sudah lama banget nggak ngisi blog karena pemalesan, hahaha. Akhirnya dipaksa juga buat nulis artikel karena mau nggak mau daripada si blog berdebu. Sebelum nulis lebih panjang, ini adalah artikel pertama saya tentang fashion. Iya, bismillah mau nambah niche satu lagi di blog yaitu tentang fashion. Kenapa kok baru sekarang? Ya karena baru sempat dan kepikiran, hihi.

Continue Reading
7 Comments

Rindu Kuliner Belitung Terobati di Kedai Kong Djie Biak

Sudah hampir satu bulan lamanya sejak saya, suami, dan beberapa rekan travel blogger mengunjungi Pulau Leebong dan Belitung namun pesona dan kenangannya masih belum pudar. Beberapa dari kami perlahan masih menyelesaikan tulisan sambil bernostalgia. Grup whatsapp ‘Genk Belitung’ pun tiap hari masih berbunyi. Belum lagi ketika kami masih sering pesan oleh-oleh dari kenalan-kenalan yang menjadi sumber tulisan kami di Belitung. Ah, nampaknya memang susah move on dari Belitung.

Continue Reading
6 Comments