Posts Tagged ‘azka adhyastha alana’

Sepotong Rindu

“Hai, Ibu,” sapanya sambil tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya ketika aku muncul dari balik pintu.

Sore ini, dia masih seperti tadi pagi. Tersenyum riang setiap melihatku. Wajahnya bersinar. Yang membedakan hanya bajunya. Sore ini dia tak lagi memakai seragam sekolahnya. Tapi air mukanya selalu sama, selalu bercahaya. Dia berlari menghambur ke arahku.

“Aku sayang ibu,” ucapnya sambil mencium pipiku berkali-kali.

Continue Reading
0 Comments

2nd Anniversary

Dua tahun yang lalu, tepat di tanggal ini, kamu berjanji pada Tuhan dan orang tuaku untuk mencintaiku, untuk selalu menjagaku. Dua tahun yang lalu, tepat di tanggal ini pula, aku berjanji memberikan seluruh hidupku padamu, mematuhimu.

Dear husband, 16 tahun mengenalmu, empat tahun berpacaran denganmu, dan dua tahun mengarungi rumah tangga bersamamu, terima kasih, aku bahagia. Walau hidup terasa berat beberapa waktu terakhir ini, tapi ingatlah bahwa kita akan terus melangkah bersama. Dua tahun bukanlah apa-apa. dan semua akan terasa ringan saat kita bersama.

Continue Reading
0 Comments

Selamat Ulang Tahun Ayah Azka

Enam belas tahun mengenalmu, empat tahun dekat denganmu dan satu setengah tahun menjadi bagian hidupmu, aku bahagia. Menjadi orang pertama yang kamu lihat saat membuka mata di pagi hari. Memasak makanan untukmu, memastikan hari ini kamu makan sehat dan tidak telat makan, rasanya menjadi bagian penting dalam hidupku. Selamat ulang tahun, sayang…

Selamat ulang tahun, Ayahnya Azka. Walaupun tahun ini aku tidak bisa memberi kado bayi mungil nan lucu, tapi Allah sudah memberimu hadiah malaikat kecil di surga, itu Azka. Pasti Azka hari ini mengucapkan selamat ulang tahun dari surga. Pasti dia sangat bangga sama ayahnya. Pasti kamu dan Azka sudah sering bertemu dalam doa, dan akan selalu seperti itu.

Continue Reading
0 Comments

Mengunjungi Azka

Dear Azka,

Ini kali pertama ibu mengunjungimu, mengunjungi makammu, mengunjungi peristirahatan terakhirmu. Maafkan ibu ya baru sempat menjengukmu. Ibu masih berusaha mengumpulkan kepingan hati yang hancur karena kehilanganmu. Berusaha untuk tidak meneteskan air mata setiap mengingat apapun tentang kamu. Kamu apa kabar, Sayang? Ah pasti kamu baik dan sangaaatt bahagia di surga ya.

Continue Reading
0 Comments

Rindu

Ketika jatuh cinta, rindu akan menjadi rasa yang menyiksa dan mungkin sekaligus membahagiakan. Aku memang jatuh cinta, selalu jatuh cinta, jatuh cinta pada my Azka. Jatuh cinta sejak dia hanya berbentuk titik kecil di rahim. HIngga semakin membesar dan membesar. Semakin jatuh cinta ketika 24 jam dia berada di dekapanku, menjadi bagian dari tubuhku, menjadi tempat berbagi.

Tapi kali ini rindu ini begitu menyiksa, begitu sakit. Tahukah kamu rasanya rindu pada seseorang tapi tak bisa bertemu, berbicara, membelainya, mendekapnya, bahkan sekedar bertemu dengannya lewat mimpi? Aku rindu Azka, yang tangisannya tidak pernah aku dengar, yang wajahnya tidak pernah aku lihat secara langsung, yang tawanya tidak pernah aku jumpai, yang tubuhnya bahkan belum sempat aku peluk.

Continue Reading
0 Comments