Posts Tagged ‘klinik yasmin’

Cerita Program Hamil Ketiga: Bye Viagra, Welcome Menstruasi

Halllooooo…

Akhirnya nulis lagi cerita tentang program hamil ketiga. Rasanya lama sekali nggak nulis dan setelah dilihat-lihat tulisan terbaru tentang program hamil ketiga ini memang tahun 2016 lalu. Iya, soalnya memang nggak ada bahan yang bisa ditulis karena dari September 2016 sampai Mei 2017 memang kegiatannya itu-itu aja yaitu tiap bulan beli Viagra dan dimasukin biar perlengketannya kebuka.

Continue Reading
6 Comments

Cerita Program Hamil Ketiga: Balada Salah Jadwal

Yeaayyy, akhirnya sudah diperbolehkan nulis soal program hamil ketiga ini sama suami. Tadinya, kami berniat mau keep program hamil yang ketiga sampai beneran punya anak. Tapi ya sudahlah takut sayanya keburu lupa dan sayang banget kan infonya. Siapa tahu ada pejuang momongan di luar sana yang juga mau program hamil kayak saya. Infonya kan jadi berguna. Tulisannya juga nggak mau sedih-sedihan dulu deh, biar semangaaattt program hamilnya.

Continue Reading
1 Comment

Coba Lagi

Aku datang lagi ke tempat ini, ada lagi di tempat ini dan rasanya seperti dejavu. Iya, aku kembali lagi ke Klinik Yasmin, ke RSCM Kencana, bertemu lagi dengan dr Budi setelah empat butir caberline habis dalam waktu empat minggu. Ini rasanya seperti dulu saat aku program hamil pertama. Dulu, di kesempatan ini aku diberi surprise hamil Azka. Dan sekarang? Entahlah, sepertinya kemungkinannya sangat tipis.

Aku menatap sudut-sudut ruang tunggu. Masih sama, berbagai ekspresi wajah pasangan hadir disana. Dari yang harap-harap cemas, kecewa, hingga bahagia karena program hamilnya sukses. Oh, aku rasanya ingin seperti yang terakhir. Ingin seperti setahun lalu dimana dr Budi bilang bahwa aku hamil. Aku bisa hamil.

Continue Reading
0 Comments

Pasang Surut Program Hamil

Memutuskan untuk melakukan program hamil merupakan sesuatu yang tidak mudah. Butuh komitmen bersama, butuh persiapan mental, butuh menabung materi secukupnya, butuh kesehatan yang prima, dan butuh ini itu yang lain. Makanya setiap saya bertemu dengan sesama teman yang sedang program hamil, saya selalu support. Kalo mereka butuh info pun, saya tak pelit untuk membagi apa yang saya dapat selama program hamil.

Saya pun terbuka mengakui bahwa iya saya sulit hamil makanya harus pakai jasa dokter untuk program hamil. Karena tak jarang orang yang mau terbuka tentang kondisi kesehatannya. Jarang orang yang mau terbuka kalo dia kena PCO, kalo dia ada penyumbatan, atau kalo suaminya mungkin saja ada masalah sama spermanya.

Continue Reading
0 Comments