Posts Tagged ‘promil’

Cerita Program Hamil Ketiga: Bersahabat dengan Viagra

program-hamil-ketiga

Halloo…

Ada yang kangen nggak sama cerita program hamil saya? Nggak ya? Ya udah deh nggak apa-apa, hihi. Kali ini mau melanjutkan cerita program hamil ketiga sebelumnya. Setelah konsultasi pertama sama Prof Jacoeb akhirnya saya dan suami harus bersahabat sama Viagra. Iya, Viagra si obat kuat buat lelaki itu yang biasa juga disebut pil biru. Yang dulu hanya sering saya lihat di toko-toko obat kuat pinggir jalan, kini ternyata harus saya pakai juga.

Continue Reading
15 Comments

Cerita Program Hamil Ketiga: Hallo, Prof Jacoeb

program-hamil-ketiga

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Padahal nunggunya cuma satu hari, haha. Tapi ya ini adalah kali pertama saya bersua lagi sama dokter kandungan setelah satu tahun ‘putus hubungan’ dulu. Rasanya deg-degan. Agak trauma juga ke dokter kandungan karena nggak tahu kenapa akhir-akhir ini ‘vonis’ yang diberikan sama dokter kandungan kurang bersahabat sama saya dan suami. Jadilah kami rehat sejenak.

Continue Reading
12 Comments

Cerita Program Hamil Ketiga: Balada Salah Jadwal

program-hamil-ketiga

Yeaayyy, akhirnya sudah diperbolehkan nulis soal program hamil ketiga ini sama suami. Tadinya, kami berniat mau keep program hamil yang ketiga sampai beneran punya anak. Tapi ya sudahlah takut sayanya keburu lupa dan sayang banget kan infonya. Siapa tahu ada pejuang momongan di luar sana yang juga mau program hamil kayak saya. Infonya kan jadi berguna. Tulisannya juga nggak mau sedih-sedihan dulu deh, biar semangaaattt program hamilnya.

Continue Reading
0 Comments

Coba Lagi

coba lagi

Aku datang lagi ke tempat ini, ada lagi di tempat ini dan rasanya seperti dejavu. Iya, aku kembali lagi ke Klinik Yasmin, ke RSCM Kencana, bertemu lagi dengan dr Budi setelah empat butir caberline habis dalam waktu empat minggu. Ini rasanya seperti dulu saat aku program hamil pertama. Dulu, di kesempatan ini aku diberi surprise hamil Azka. Dan sekarang? Entahlah, sepertinya kemungkinannya sangat tipis.

Aku menatap sudut-sudut ruang tunggu. Masih sama, berbagai ekspresi wajah pasangan hadir disana. Dari yang harap-harap cemas, kecewa, hingga bahagia karena program hamilnya sukses. Oh, aku rasanya ingin seperti yang terakhir. Ingin seperti setahun lalu dimana dr Budi bilang bahwa aku hamil. Aku bisa hamil.

Continue Reading
0 Comments

Pasang Surut Program Hamil

ikhtiar program hamil

Memutuskan untuk melakukan program hamil merupakan sesuatu yang tidak mudah. Butuh komitmen bersama, butuh persiapan mental, butuh menabung materi secukupnya, butuh kesehatan yang prima, dan butuh ini itu yang lain. Makanya setiap saya bertemu dengan sesama teman yang sedang program hamil, saya selalu support. Kalo mereka butuh info pun, saya tak pelit untuk membagi apa yang saya dapat selama program hamil.

Saya pun terbuka mengakui bahwa iya saya sulit hamil makanya harus pakai jasa dokter untuk program hamil. Karena tak jarang orang yang mau terbuka tentang kondisi kesehatannya. Jarang orang yang mau terbuka kalo dia kena PCO, kalo dia ada penyumbatan, atau kalo suaminya mungkin saja ada masalah sama spermanya.

Continue Reading
0 Comments