Posts Written By ratnadewi

4 Fashion Item Penyelamat Saat Hamil

Sejak dinyatakan hamil dan oleh dokter dilarang keras menggunakan kosmetik apa pun selama kehamilan, saya sudah agak ketar-ketir. Bukannya apa-apa, saya merupakan orang yang paling khawatir kelihatan jelek di depan kamera. Buat terlihat jelek di depan kamera, sangat mudah buat saya yang kadang rasa kepercayaan dirinya gampang banget jatuh yaitu hanya dengan foto tanpa makeup.

Continue Reading
0 Comments

Staycation Pertama bersama Aqsa di Hotel Neo Kebayoran

Sejak jadi ‘tahanan rumah’ pascaketahuan hamil dan dilanjutkan melahirkan, semua kegiatan traveling hanya disimpan dalam mimpi. Cukuplah puaskan diri dengan melihat foto traveling orang-orang. Meskipun begitu, diri ini tetap butuh refreshing. Apalagi menjadi ibu baru dengan segala dramanya ternyata menguras energi juga. Oleh karena itu, staycation pun jadi jalan keluar buat sejenak mengurangi kepenatan sehari-hari.

Continue Reading
0 Comments

Tetap Menawan dengan Hijab Instan

Sejak berhasil mengajak Aqsa keluar rumah dan bisa dandan plus pakai baju yang proper lagi walaupun masih tipis-tipis, satu hal yang saya amati adalah pergerakan Aqsa saat saya gendong. Aqsa merupakan anak yang aktif, yang kalau digendong tangannya suka kemana-mana termasuk ke muka atau leher saya. Makanya saya agak khawatir satu hal yaitu kalau dia ketusuk jarum pentul yang ada di hijab saya.

Continue Reading
1 Comment

#CeritaIbu: Event Blogger Pertama bersama Aqsa

ratSalah satu keparnoan saya saat sudah punya anak adalah membawa anak ke luar rumah. Masalahnya di antaranya adalah karena saya yang masih kaku menggendong dengan alat. Aslinya sih karena saya masih hampir nggak bisa gendong. Tapi kan kasihan juga Aqsa kalau di rumah muluk. Dia butuh keluar rumah buat menikmati pengalaman dan suasana baru di hidupnya. Selama ini soalnya hidupnya 90 persen berkutat di kamar aja.

Continue Reading
0 Comments

Cerita Program Hamil Ketiga: Mengatur Jadwal Traveling Saat Program Hamil

Saat menentukan untuk promil berarti secara nggak langsung kita terikat oleh komitmen. Komitmen buat istiqamah dan menjalani segala prosesnya demi tujuan memiliki momongan. Itulah paling tidak yang saya pegang teguh, biar program hamilnya bisa lancar tanpa terkendala proses yang terlewati atau ada satu tindakan yang terlupakan. Tapi saya juga nggak bisa selama menunggu tahap demi tahap tindakan dengan diam di rumah. Saya pun memilih tetap traveling selama menjalani promil ketiga.

Continue Reading
0 Comments