Posts Written By ratnadewi

Belajar Mengendalikan Emosi dan Berhenti Menyalahkan Orang Lain

Belajar Mengendalikan Emosi dan Berhenti Menyalahkan Orang Lain

Kalau ada orang lain, apalagi orang terdekat, yang tertimpa kemalangan akibat kelalaian atau kesalahannya sendiri padahal sudah berkali-kali diingatkan, sebagai orang yang suka mengutamakan emosi hal pertama yang pengen saya lakukan biasanya adalah misuh-misuh atau bahasa gampangnya ngomel.

Continue Reading
2 Comments

Tentang Pilihan Fasilitas Kesehatan

Tentang Pilihan Fasilitas Kesehatan

Ada orang yang bilang, punya banyak pilihan itu membingungkan. Tapi buat saya, punya banyak pilihan itu lebih baik daripada tidak punya pilihan sama sekali. Termasuk soal masalah kesehatan.

Saya pernah cerita dan curhat tentang betapa sulitnya saya untuk mendapatkan vaksin aseluler dan dokter anak di kampung halaman saya, Purworejo. Dan saat itu saya nggak punya pilihan karena di Purworejo fasilitas kesehatan masih terbilang pas-pasan.

Continue Reading
3 Comments

#CeritaIbu: Kegiatan bersama Balita di Rumah saat Pandemi

#CeritaIbu: Kegiatan bersama Balita di Rumah saat Pandemi

Pandemi, di rumah aja, dan sama anak umur 2 tahun yang sedang menata emosi itu bikin pengen keluar rumah. Ini antara ibunya yang pengen keluar rumah atau anaknya.

Ya, intinya bikin pengen refreshing sih. Apalagi pandemi udah hampir ulang tahun nih. Hasrat nahan-nahan biar nggak keluar rumah udah kayak bisul yang mau pecah.

Continue Reading
1 Comment

Balada Hidup di Kota vs di Desa

Balada Hidup di Kota vs di Desa

Pandemi dan tahun 2020 kemarin memang berat. Namun, satu hal yang saya harus berterima kasih adalah karena pandemi suami saya jadi bisa WFH selama berbulan-bulan. Bahkan hingga sekarang dan mau setahun berlalu, suami saya masih WFH. Karena WFH berkepanjangan ini pula saya bisa pulang kampung lebih lama bahkan hingga 2,5 bulan lamanya.

Continue Reading
4 Comments

#CeritaIbu: Menyapih Aqsa dengan Cinta, Tega, dan Drama

#CeritaIbu: Menyapih Aqsa dengan Cinta, Tega, dan Drama

Pertengahan Oktober 2020 kemarin Aqsa genap berusia 2 tahun. Ini berarti babak baru kehidupannya dimulai, begitu pula pekerjaan rumah untuk membimbingnya di babak baru kehidupan itu dimulai bagi saya dan ayahnya. Hal pertama yang harus mulai kami biasakan saat Aqsa memasuki usianya yang baru adalah berpisah dengan nenen alias menyapihnya.

Continue Reading
2 Comments