Berguru Bisnis Cukur Rambut di Masa Pandemi dari Barberman Presiden Jokowi

Berguru Bisnis Cukur Rambut di Masa Pandemi dari Barberman Presiden Jokowi

Kalau ditanya, tempat apa yang sama sekali tidak saya kunjungi selama pandemi dan pengen banget dikunjungi setelah pandemi berakhir, jawabannya adalah SALON. Selama pandemi, saya sama sekali nggak pernah ke salon. Padahal kalau di situasi normal, biasanya saya sebulan sekali ke salon buat me time sekadar creambath atau perawatan lainnya dan 3 bulan sekali rutin potong rambut. Sekarang, sepertinya salon jadi tempat menakutkan bagi saya karena corona.

Baca Juga:   'Me Time' Favorit ala Ibu Rumah Tangga

Selain saya, suami saya juga orang yang takut ke tukang cukur rambut selama pandemi ini. Biasanya, dia cukur rambut tiap 2 bulan sekali karena rambutnya cepat tumbuh. Sekarang, suami mau cukur rambut juga takut. Alhasil, rambutnya jadi gondrong awut-awutan kayak singa karena tebal banget.

Selama pandemi, suami hanya sekali potong rambut. Itu pun saat new normal dan ketat banget pakai protokol kesehatan. Sekarang saat angka covid 19 tinggi sekali per harinya, suami takut lagi untuk pergi ke tukang cukur rambut. Padahal rambutnya udah mulai gondrong nggak beraturan. Saya mau potongin pun nggak mau. Alhasil dibiarkan saja berantakan nggak karuan.

Beda saya dan suami, beda pula Aqsa. Walaupun nggak pandemi, saya nggak akan bawa dia ke tukang cukur rambut karena pasti akan susah alias ngamuk. Tempat cukur rambut ternyamannya ya di rumah, dengan saya atau ayahnya yang nyukur. Ya, selama ini kami selalu mencukur rambut Aqsa sendiri karena memang anaknya rada susah untuk dibawa ke tukang cukur rambut. Tapi karena nggak punya skill apa-apa soal cukur rambut, ya udah modelnya paling cuma bros alias hampir gundul. Ya gimana lagi, yang penting rambutnya nggak berantakan. Sesekali kami pengen bereksperimen sama rambut Aqsa, tapi kami takut gagal karena nggak tahu tips n triknya.

Baca Juga:   #CeritaIbu: Tips Sederhana Memotong Rambut Balita di Rumah

BERGURU Soal Potong Rambut di Channel Ninja Xpress

Meski kelihatan sepele, potong rambut ternyata nggak gampang. Ada trik, ilmu, bahkan sekolah khususnya. Dalam channel Youtube Ninja Xpress, soal cukur rambut ini dikupas mendalam dalam segmen BERGURU (Belajar Ragam Usaha Baru) dengan Herman, Barberman yang pernah mencukur Pak Jokowi, Presiden kita saat ini yang bisa dilihat di link berikut ini https://bit.ly/Berguru_E5_RD.

Dari Kang Herman kita bisa belajar bahwa keuletan dan skill cukur rambut yang ditekuni selama bertahun-tahun akhirnya berbuah hasil ketika ia pada akhirnya menemui keberuntungan dari mencukur rambut Kaesang Pangarep, putra ketiga Presiden Jokowi. Dari situlah akhirnya ia direkomendasikan pada Presiden Jokowi. Puncaknya adalah ketika Kang Herman benar-benar bisa mencukur langsung rambut Presiden Jokowi.

 

Sejak saat itulah perubahan besar dalam hidupnya terjadi. Setelah ia memiliki kesempatan untuk mencukur rambut orang nomer 1 di negeri ini, rezeki pun berdatangan. Setiap hari permintaan cukur pun selalu penuh. Hingga kini, Kang Herman pun benar-benar bisa memetik hasil jerih payahnya setelah bergelut selama 20 tahun di dunia cukur rambut.

Pernah mencukur rambut orang nomer 1 di negeri ini membuat pengalaman Kang Herman dengan dunia cukur rambut pun semakin matang. Sebelum pandemi bahkan tempat cukur rambutnya bisa didatangi 50 orang per hari dengan profit Rp 1juta, per harinya. Setelah pandemi datang, usaha ini pun tak luput kena efeknya.

Baca Juga:   Peluang Usaha di Masa Pandemi bersama AQUA Home Service

Modal untuk memulai usaha cukur rambut ini pun lumayan murah. Dengan modal 2 juta saja, sudah bisa mendapatkan alat-alat untuk cukur rambut. Hanya saja, Kang Herman menambahkan, skill yang didapat dari ilmu dan pengalamanlah justru yang paling mahal.

Karena pandemi sepertinya masih akan lama, nggak ada salahnya kalau kita belajar mencukur. Yang laki-laki bisa belajar mencukur siapa tahu bisa digunakan untuk mencukur rambut teman, saudara, atau anaknya. Sementara yang perempuan juga bisa ikut belajar agar bisa mencukur rambut suami, pacar, atau anak lelakinya.

Untuk mencukur rambut, ada beberapa alat yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, antara lain:

  • Cape
  • Neck Strips
  • Sisir
  • Gunting Potong
  • Gunting Penipis
  • Clipper
  • Pisau

Perlengkapan-perlengkapan ini tersedia di toko-toko perlengkapan alat cukur atau online shop. Sementara itu, cara mudah mencukur rambut pria, antara lain:

  1. Pasang neck strips pada leher lalu pasangkan cape
  2. Untuk memotong rambut, pertama lihat bentuk muka dan tulang rahang terlebih dahulu untuk menentukan model seperti apa yang cocok.
  3. Basahi rambut dengan menyemprotkan air
  4. Pasang sisir dengan size yang paling panjang lalu mulai aplikasikan pada rambut. Saat memotong, jangan terlalu menekan clipper pada rambut.
  5. Agar terbentuk gradasi, kita bisa mengganti ukuran sisir pada clipper dan aplikasikan pada rambut sebelah bawah. Semakin ke bagian bawah rambut, sisir yang digunakan bisa semakin pendek.
  6. Untuk bagian depan, jepit poni dengan tangan lalu potong dengan gunting perlahan-lahan sesuai bentuk yang diinginkan. Melatih tangan untuk menjepit rambut, memegang sisir, serta menggunting sangatlah penting dalam tahap mencukur rambut

Kira-kira gambaran besarnya untuk mencukur rambut seperti yang saya tuliskan di atas. Untuk lebih dalam dan detail dalam mencukur rambut, kita bisa mengambil kursus singkat dan berlatih terus-menerus hingga akhirnya skill yang kita miliki bisa digunakan untuk berwirausaha.

Atau kalaupun belum merasa percaya diri untuk memiliki bisnis cukur rambut dengan keterampilan yang dimiliki, paling tidak kita bisa membantu orang-orang di sekitar seperti teman, saudara, anak, atau orang tua untuk mencukur atau merapikan rambut mereka. Daripada mereka harus pergi ke tempat cukur rambut yang belum tahu seperti apa kebersihan dan kepatuhannya terhadap protokol kesehatan.

Bisnis Cukur Rambut saat Pandemi

Melihat situasi pandemi dan skill cukur rambut yang bisa dipelajari dalam waktu yang cukup singkat, nggak salah sepertinya kalau saya berpendapat layanan potong rambut ini bisa digunakan untuk membuka bisnis saat ini. Pandemi memang membuat ekonomi menjadi serbasulit, tapi bukan berarti tidak ada kesempatan sama sekali. Justru saya melihat celah dari apa yang saya alami.

Melihat tayangan berguru di channel Ninja Xpress tadi, saya jadi memiliki ide bisnis yang bisa diterapkan pada orang-orang yang sudah memiliki skill potong rambut yaitu salon keliling. Konsepnya adalah potong rambut dengan menjemput bola dari rumah ke rumah dengan protokol kesehatan yang ketat tentu saja.

Baca Juga:   Bicara Bisnis, Tren, dan Bertahan di Tengah Pandemi di OASIS bersama Ninja Xpress

Saat pandemi seperti ini dimana masih banyak orang yang takut untuk pergi ke salon atau barbershop, layanan cukur rambut panggilan ke rumah menurut saya cukup potensial. Namun, harus diperhatikan juga kebersihan alat dan orang yang mencukur rambut. Baik pencukur atau orang yang dicukur pun harus sama-sama sehat agar tidak menjadi klaster baru penularan covid 19.

Selain cukur rambut keliling, ada banyak ide bisnis lain yang bisa dikembangkan saat pandemi ini, seperti: makanan siap saji, jasa titipan belanja bahan makanan di pasar, atau jual beli tanaman hias yang sekarang sedang ngetren. Semuanya bisa berawal dari hobi lalu dikembangkan perlahan untuk menjadi bisnis yang bisa mendatangkan keuntungan.

salah satu bisnis jasa penitipan belanja di pasar milik selebriti
salah satu usaha makanan siap saji milik influencer

Pandemi ini memang membuat ekonomi menjadi lesu tetapi bukan berarti kita nggak punya kesempatan usaha sama sekali. Kalau masih belum ada ide, coba deh lihat dan scrolling content BERGURU di channel Youtube Ninja Xpress. Ada banyak ide bisnis yang bisa dikembangkan saat pandemi ini.

Ninjaxpress.co selain sebagai salah satu ekspedisi besar di Indonesia juga aktif dengan berbagai edukasi dan aktif dalam berperan penting mengembangkan UMKM di Indonesia. Salah satu usaha Ninja Xpress dalam mendukung UMKM ini adalah  melalui pelatihan Ninja Academy. Sebagai Mitra UMKM, di masa pandemi ini Ninja Xpress juga berkomitmen untuk terus mendukung usaha dan karya lokal Indonesia untuk bangkit dan bertumbuh bersama dalam menghadapi new normal.

Baca Juga:   #CeritaIbu: Memilih Baju untuk Anak, Local atau High-End Brand?

Oleh karena itu, yuk dukung terus karya dan produk anak bangsa serta kembangkan ide dan kreativitasmu agar bisa menjadi penghasilan. Jika kalian butuh referensi, bisa tonton content BERGURU di Channel Youtube Ninja Xpress yang memberikan banyak video edukasi tentang berbisnis. Pastikan juga kamu nggak ketinggalan episode BERGURU lainnya dengan klik subscribe, like, dan tulis di kolom komentar, apa episode BERGURU selanjutnya yang harus kita pelajari bersama?

Kalau kalian kira-kira pengen episode BERGURU selanjutnya bahas bisnis apaan nih?

 

 

3 Comments
Previous Post
Next Post
Sweet & Sour, Realita Kisah Cinta Kaum Muda di Kota
Rekomendasi

Sweet & Sour, Realita Kisah Cinta Kaum Muda di Kota