[SP] Tentang Belajar Mencuci Baju Bayi bagi Ibu Baru

Sebagai seorang ibu baru, saya masih sangat awam tentang informasi-informasi soal cara merawat bayi berikut tetek-bengeknya. Ujung-ujungnya, saya bersama-sama dengan suami  memang harus belajar banyak hal dari buku, internet, atau tanya langsung kepada yang lebih ahli agar kami nggak terjebak dalam mitos-mitos kuno. Salah satunya adalah soal mencuci baju bayi.

Soal mencuci baju bayi saja ini juga banyak mitos yang dikemukakan oleh orang-orang di sekeliling saya. Biasanya sama para orangtua. Ada yang bilang baju bayi nggak boleh direndam terlalu lama karena nanti anaknya umbelan. Ada juga yang bilang, baju bayi jangan dicuci pakai mesin cuci karena nanti anaknya nakal. Dan sederet mitos-mitos tentang mencuci baju bayi lainnya.

Saya dan suami dari awal sudah menetapkan bahwa kami menggunakan sistem setengah-setengah dalam berpakaian pada anak. Maksudnya adalah, setengah hari memakai popok kain, setengah hari memakai popok sekali pakai (pospak). Pemakaian pospak lebih dikonsentrasikan pada malam hari biar kami juga bisa tidur dengan tenang. Sementara itu, pemakaian popok kain di siang hingga sore hari memungkinkan bertumpuknya baju kotor bayi.

Beruntung, suami saya jadi suami yang juga mau terlibat dalam pengurusan anak ini. Saya dan suami bersepakat untuk mencuci baju bayi dengan menggunakan tangan. Kalau saya lagi sibuk banget ya biasanya suami yang mencuci semuanya, begitu juga sebaliknya. Namun, kebanyakan kami menggunakan sistem ´sharing´, saya yang mengucek baru nanti suami yang membilas.

Picture from pixabay

Di fase habis melahirkan ini saya juga sempat kok mengalami masa-masa dimana tubuh sulit bergerak karena masih menjalani pemulihan. Apalagi saya melahirkan dengan jalan operasi caesar, tentu pemulihan lebih lama dan lebih hati-hati kalau mau melakukan sesuatu seperti mengangkat ember berat berisi air. Oleh karena itu, saya cari tahu betul cara efektif mencuci baju bayi agar pekerjaan mencuci baju ini tetap bisa saya lakukan namun terselesaikan dengan baik.

Baca Juga:   Spaghetti Barbeque Pedas Topping Nugget, Resep Kangen Labuan Bajo

Kenapa sih cara mencuci baju bayi harus dipelajari? Kok kayaknya ribet banget ya? Jangan dibawa ribet lah pikirannya. Jawaban yang paling cocok untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah karena si kecil memiliki kulit yang masih sangat sensitif sehingga apabila cara mencuci bajunya sembarangan dan tidak diperhatikan maka bisa jadi si kecil tidak akan merasa nyaman dan merasa terganggu setiap saat. Karena saya punya anaknya dengan jalur ´spesial´ yang mana harus ´inden´ 5 tahun dulu, pastilah saya pengen memberikan yang terbaik untuk anak saya. Termasuk dalam cara pencucian baju bayi ini.

Ternyata cara mencuci baju bayi baru lahir memang susah-susah gampang. Susah karena saya harus berkompromi dengan rasa sakit pascaoperasi. Belum lagi, kotoran di baju bayi macam-macam bentuknya dari air kencing, tinja, bekas gumoh sampai muntahan. Tapi berhubung sudah dikasih kesempatan jadi ibu ya hajar aja semuanya, nggak ada kata jijik atau apa.

Salah satu langkah awal yang saya lakukan untuk mengetahui cara mencuci setiap baju si kecil adalah dengan memperhatikan tabel petunjuk yang tertera pada produk baju tersebut. Biasanya produsen baju akan memberikan tata cara sederhana untuk membersihkan kotoran atau pun noda pada pakaian si kecil. Apalagi saya mencucinya dengan tangan, jadi memang harus tahu petunjuk cara pencuciannya dengan benar.

Sebenarnya bisa saja saya mencuci baju bayi dengan mesin cuci. Apalagi beberapa pakaian yang bisa dicuci menggunakan mesin cuci biasanya terdapat label petunjuk pada ujung bagian bawah pakaian tersebut sehingga aman-aman saja apabila ingin setiap hari dan setiap waktu mencuci pakaian si kecil menggunakan mesin cuci. Namun, sejauh ini saya masih nyaman mencuci baju si kecil dengan tangan sekalian bakar lemak, haha.

Baca Juga:   Tetap Kekinian Minum Kopi Ala Cafe dengan Dolce Gusto Piccolo Manual

Nah, untuk kamu para ibu baru yang ingin mencuci baju bayi, sebelum mencuci pastikan terlebih dahulu pisahkan antara popok kain dan juga baju bayi. Sementara itu, untuk penghilang noda baju, pastikan kamu tidak menggunakan detergen atau pewangi yang mengandung bahan kimia keras yang mungkin akan mengganggu kualitas pakaian.  Menurut saya, lebih baik memakai detergen dan pewangi pakaian khusus bayi bagi yang akan memberikan keharuman dan kelembutan pada semua pakaian si kecil. Kalau saya sih sudah menyediakan detergen khusus untuk baju bayi dengan kandungan no SLS.

Untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal, biasanya saya akan mencuci pakaian si kecil di air hangat agar noda bisa dengan mudah terangkat. Saat menggunakan cara ini, jangan lupa perhatikan suhu air tersebut. Pastikan jika suhu air yang digunakan untuk mencuci antara 30 – 40 derajat celcius. Namun jika cara ini dirasa sulit untuk menentukan suhu tersebut maka kita bisa mencuci dengan air pada suhu yang normal saja. Khusus bagi si kecil yang memiliki kulit yang sangat sensitif, pastikan kita mempersiapkan berbagai perlengkapan khusus bayi untuk mencuci pakaian tersebut.

Sementara itu, cara paling ampuh untuk menghilangkan noda di baju putih si kecil adalah dengan menggunakan detergen cair khusus bayi. Hal ini dilakukan karena menurunkan adanya risiko iritasi pada kulit si kecil. Pada beberapa bayi memang mereka akan tahan dengan kondisi pakaian meskipun pakaian tersebut dicuci menggunakan detergen orang dewasa yang biasanya digunakan oleh anggota keluarga yang lainnya.

Nah, agar lebih mudah menghilangkan noda pada baju, biasanya saya merendam pakaian tersebut terlebih dahulu beberapa saat sebelum kemudian mencucinya. Buat yang satu ini, saya singkirkan benar-benar mitos yang katanya anak akan ingusan kalau bajunya direndam karena memang nggak logis. Hal ini karena noda-noda yang biasanya terdapat pada baju putih si kecil di antaranya yaitu noda sisa-sisa susu, urine, muntahan, atau bisa juga kotoran si kecil lebih sulit dihilangkan tanpa direndam terlebih dahulu. Sebelum merendamnya, pastikan juga kita sudah mengguyur noda-noda tersebut menggunakan air bersih.

Baca Juga:   [SP] Menderitanya saat Terkena Infeksi pada Area Kewanitaan

Itu dia sedikit sharing saya soal pengalaman dan cara mencuci baju bayi baru lahir. Satu hal yang saya syukuri adalah suami saya yang mau turut andil dalam hal mencuci baju ini. Jadi semuanya terasa ringan dan menyenangkan.

Jangan lupa bahagia, para ibu baru!

 

0 Comments
Previous Post
Next Post