Proteksi Perawatan di Rumah Sakit dengan FWD Hospital Care Protection

Proteksi Perawatan di Rumah Sakit dengan FWD Hospital Care Protection

Pandemi entah kapan berakhir. Walaupun angka covid (alhamdulillahnya) terus menurun setelah terpaan gelombang 2, kita juga nggak boleh lengah. Nggak boleh lengah sama covid-nya, juga dengan penyakit lain yang bisa saja menyerang kita sewaktu-waktu.

Lha saya aja nggak disangka-sangka, pas pandemi ‘kebagian’ masuk rumah sakit gara-gara sakit tipes. Di saat orang-orang pada ribut covid, saya justru tipes dan kelelahan sehingga terpaksa dirawat 4 hari di RS. Dari situlah, saya makin sadar kalau selain protokol kesehatan ketat untuk mencegah covid-19 yang harus diterapkan, jangan lupa juga buat menjaga gaya hidup kita.

Baca Juga:   Pengalaman Sakit saat Pandemi

Melihat kondisi ini, Adit Trivedi, Wakil Direktur FWD Insurance dalam Virtual Launching FWD Hospital Care Protection menyatakan FWD sebagai salah satu asuransi berbasis digital yang memiliki basic product asuransi jiwa dan asuransi kesehatan di Indonesia ada untuk menjawab keluhan-keluhan tersebut dengan menghadirkan salah satu produk terbarunya yaitu FWD Hospital Care Protection.

Tentang FWD Hospital Care Protection

Ade Bungsu, Direktur Chief of Operations, Product Proportion, & Syariah FWD Insurance menyatakan bahwa FWD Hospital Care Protection merupakan salah satu produk FWD dalam rangka kampanye #ProteksiOn. Produk ini juga sekaligus menjadi komitmen berkelanjutan dari perlindungan diri yang optimal sehingga perencanaan keuangan nasabahnya tetap terlindungi khususnya dari segi risiko kesehatan di tengah pandemi.

Baca Juga:   Cara Menekuni Passion dan Tetap Terlindungi di Masa Pandemi

FWD Hospital Care Protection dikemas dengan cakupan yang optimal melalui berbagai macam perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat risiko nasabah khususnya rawat inap, operasi, dukungan rehabilitasi, dan perawatan ekstra.

Biaya rawat inap dan recovery penyakit yang semakin meningkat khususnya di masa pandemi ini, FWD Insurance hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan perlindungan kesehatan. Di Indonesia sendiri, tren angka kenaikan ini mencapai 12%.

Keunggulan FWD Hospital Care Protection, antara lain:

  • Khusus untuk proteksi asuransi kesehatan (stand alone)
  • Preminya terjangkau
  • Kebebasan memilih kelas perawatan kesehatan
  • Mengutamakan kenyamanan selama perawatan (penggantian biaya RS as charge/ tidak berbatas)
  • Menjaga privasi dengan standar kamar 1 tempat tidur
  • Cashless
  • Dapat digunakan di mana saja di seluruh dunia (meskipun di luar wilayah pertanggungan) walapun dengan metode reimburse
  • Mendukung di masa pemulihan untuk penyakit-penyakit tertentu seperti: jantung, stroke, kecelakaan, luka bakar, kanker
  • Menyediakan manfaat pemantauan kanker setelah dinyatakan sembuh
  • Manfaat disesuaikan dengan iklim di Indonesia di mana terdapat penggantian biaya rawat jalan tanpa rawat inap untuk beberapa penyakit infeksi yang terjadi di Indonesia sebagai negara tropis, seperti: malaria, demam berdarah, cacar air, dsb

Selain beberapa keunggulan di atas, FWD Hospital Care Protection juga memberikan perlindungan layanan menyeluruh untuk rawat inap, rawat jalan, rehabilitasi, dan perawatan ekstra. Inilah yang membedakan dengan asuransi kesehatan lain karena biasanya asuransi kesehatan hanya menjamin biaya rawat jalan dan inap.

Baca Juga:   Bicara Asuransi, Dulu dan Kini

Produk ini juga memberikan manfaat tambahan, misalnya: limit booster. Limit booster memungkinkan nasabah tidak perlu khawatir jika terjadi penyakit yang sangat parah dan membutuhkan biaya yang lebih tinggi dari plafon yang dimiliki. Limit booster akan membantu nasabah hingga ia benar-benar sembuh walaupun biayanya melebihi limit tahunan.

FWD Insurance juga berkomitmen untuk memberikan proses klaim yang mudah menggunakan e-service di aplikasi FWD Max. Di aplikasi tersebut, ada fitur untuk melihat sampai mana proses klaim nasabah.

Baca Juga:   Cara Kekinian Menikmati Passion dengan FWD MAX

Dari banyak keunggulan yang diusung, FWD Insurance berharap nasabah akan bisa fokus terhadap pemulihan kesehatan tanpa harus memikirkan soal biaya. Selain itu, FWD Hospital Care Protection ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk memproteksi dirinya dengan rencana perlindungan kesehatan yang tepat sehingga mereka dapat menjaga kestabilan keuangan baik itu pribadi maupun keluarga di tengah tingginya biaya kesehatan untuk kualitas kehidupan yang baik.

Hidup Sehat di Masa Pandemi

“Sehat selalu ya…”

Kata-kata yang di masa pandemi sering kita lihat sebagai basa-basi, sekarang jadi sangat dalam artinya. Seperti halnya sebuah doa, kata-kata ini sekarang sangat berarti.

Sehat di masa pandemi adalah rezeki yang tak terhingga nilainya. Oleh karena itu, mulai mengubah pola hidup menjadi hidup sehat dan patuh protokol kesehatan, bisa jadi permulaan cara sehat di masa pandemi. Dokter spesialis saraf, dr. Dewanta Sembiring, Sp.S, yang juga hadir dalam Virtual Launching FWD Hospital Care Protection, memberikan beberapa tips mudah hidup sehat di masa pandemi pada sesi talkshow kesehatan, antara lain:

  • Mengatur pola makan sehat
  • Cukup nutrisi
  • Olahraga teratur
  • Istirahat 6-8 jam sehari
  • Hindari stres
  • Kontrol ke dokter setiap tahun

Tips di atas terlihat sepele ya, tapi menurut saya cukup susah untuk dijalani secara KONSISTEN. Apalagi di masa pandemi dan kondisi serbaterbatas. Oleh karena itu, memang nggak ada jalan lain selain menerapkan cara-cara di atas.

Kayak poin ‘hindari stres’ aja, ini tuh susah banget. Apalagi buat ibu-ibu yang menghadapi ruwetnya PJJ atau balita tantrum. Duh, rasanya kepala mau pecah setiap hari. Dr. Dewanta menyatakan stres merupakan reaksi normal dari setiap orang. Tiap orang, reaksi stresnya pun berbeda. Oleh karena itu, kita bisa mulai dari hal-hal kecil untuk menghindari stres, seperti: menjalankan hobi, punya me time, ngobrol dengan orang sekitar, dan jangan lupa mendekatkan diri pada Tuhan.

Baca Juga:   'Me Time' Favorit ala Ibu Rumah Tangga

Sebagai seorang dokter saraf, dr. Dewanta juga menganjurkan untuk berolahraga yang cukup di rumah. Olahraga yang cukup cukup 30 menit sehari untuk intensitas sedang dan bisa diulang 3-5 kali dalam seminggu. Olahraga intensitas sedang, antara lain: jalan cepat, bersepeda, dan renang. Selain intensitas olahraga, jangan lupa juga untuk pemanasan-pendinginan dan memakai baju olahraga yang layak.

Untuk orang-orang yang berada di atas usia 30 tahun pun harus cek kondisi kesehatannya sebelum olahraga. Oleh karena itu, ada baiknya cek kesehatan dengan mengetahui tekanan darah terlebih dahulu dan jangan langsung memforsir intensitas olahraga.

Baca Juga:   Yuk, Tiru Konsistensi Olahraga dan Gaya Hidup Sehat 6 Selebritis Cewek Ini!

Jangan lupakan juga, olahraga juga bukan cuma menyehatkan tetapi juga bisa menjadi petaka jika kita tidak berhati-hati. Stroke, hipertensi, backpain, adalah penyakit-penyakit yang paling sering dikeluhkan berkaitan dengan olahraga. Olahraga pula, yang dapat meminimalisir penyakit-penyakit tersebut.

Banyak penyakit jua bisa dicegah dengan pola makan yang baik. Makanan yang dianjurkan adalah yang direbus dan dipanggang. Sementara itu, hindari juga makanan yang mengandung banyak gula dan garam, serta perbanyak makanan mengandung kalium, seperti: alpukat.

Mencegah memang cara yang paling baik untuk menghindari penyakit. Sebaik-baiknya rezeki adalah kesehatan. Banyak uang pun, kalau nggak sehat ya sama aja nggak bisa menikmati hidup. Oleh karena itu, selain hidup sehat untuk mencegah penyakit, jangan lupa juga bekali diri dengan proteksi kesehatan. Proteksi kesehatan baik itu untuk diri sendiri maupun keluarga, meminimalkan hidup dari kekhawatiran apalagi di masa pandemi.

So, jangan lupa bekali diri dan orang-orang tersayang di sekitarmu dengan asuransi kesehatan ya dan ajak mereka terus untuk selalu menerapkan pola hidup sehat.

 

5 Comments
Previous Post
Next Post
Sweet & Sour, Realita Kisah Cinta Kaum Muda di Kota
Rekomendasi

Sweet & Sour, Realita Kisah Cinta Kaum Muda di Kota