Serunya Bermain dan Menyelami Dunia Bawah Laut bersama Paddle Pop

Serunya Bermain dan Menyelami Dunia Bawah Laut bersama Paddle Pop

Pascalebaran 2021 ini, saya akhirnya terkapar sakit di RS setelah capek yang tak berkesudahan saat bulan puasa kemarin dan makan makanan yang mungkin saja nggak bersih. Yang paling kasihan tentulah Aqsa karena dia sejenak kehilangan keberadaan saya sebagai teman main di rumah. Walaupun ada ayahnya, tetapi tetap saja berbeda karena sang ayah harus multitasking, kerja-urus Aqsa-urus rumah. Jadi, kebutuhannya bermain berkurang.

Untuk menenangkannya, suami saya akhirnya lari ke gadget. Saya nggak mau menyalahkannya karena memang situasinya repot banget saat harus menangani anak umur 2 tahun sendiri. Setelah dari RS pun, saya nggak bisa langsung main bareng karena masih lemas, pusing, dan harus banyak istirahat. Ketika keadaan sudah lebih baik, justru saya yang bingung mau mainan apa sama Aqsa karena mati gaya.

Baca Juga:   Pengalaman Sakit saat Pandemi

Aqsa tuh sebenarnya mau dan suka buat main bareng. Tantangannya hanya dia mudah bosan. Makanya pas Paddle Pop punya program Paddle Pop Main Yuk di mana anak-anak bisa melihat pemandangan bawah laut secara virtual dan bikin DIY perlengkapan menyelam sendiri, Aqsa senang banget. Bahkan dari pertama melihat kardus paket perlengkapan menyelamnya saja dia udah excited banget.

Melihat Pemandangan Bawah Laut Virtual

Semakin bertambah usia, saya jadi tahu kalau Aqsa suka banget lihat berbagai binatang. Sayangnya, pandemi melanda sehingga saya nggak bisa bawa Aqsa ke tempat rekreasi seperti pantai atau kebun binatang. Padahal, kalau lihat berbagai binatang di gambar, Aqsa selalu antusias.

Baca Juga:   #CeritaIbu: Pengalaman Pertama Membawa Anak ke Pantai

Untungnya, Paddle Pop punya program Paddle Pop Main Yuk yang memungkinkan anak-anak bermain sambil belajar dan mengenal dunia bawah laut. Program bermain bersama ini juga bisa diakses di www.paddlepopmainyuk.com dengan hanya memasukkan kode unik, maka anak-anak pun bisa berwisata bawah laut secara virtual. Kalaupun belum punya kode uniknya, caranya pun mudah banget:

  1. Beli 4 Paddle Pop varian apa saja
  2. Foto dan kirim struk ke 085812231223 atau scan QR Code
  3. Masukkan kode unik ke www.paddlepopmainyuk.com

Saat perayaan World Play Day 2021 kemarin bersama Paddle Pop, sambil berwisata bawah laut bersama Jakarta Aquarium sebelumnya anak-anak juga diajak membuat DIY perlengkapan selam bersama-sama. Yah, biar semakin menghayati ‘wisata’-nya dan anak-anak juga bisa mengasah kemampuan motorik-nya dengan membuat DIY goggle dan oxygen tank.

Pas bikin DIY bersama ini pun, bukan cuma para peserta yang terdiri dari ibu dan anak yang asyik membuat DIY peralatan selam, tetapi juga ada Diana Rikasari yang juga ikut live dari Swiss. Kenapa mengajak Diana Rikasari? Karena dia tuh semacam role model orang tua kreatif. Selain kreatif buat dirinya sendiri dengan rajin bikin DIY dalam bidang fashion, Diana juga membebaskan anaknya untuk berkreasi dengan barang-barang yang ada di sekitarnya untuk membuat suatu hal yang baru.

Saya pun yang udah cukup lama nggak seseruan bikin DIY bareng Aqsa, kembali bisa main bersama. Walaupun riweuh karena anak-anak, apalagi Aqsa banyak maunya dan cukup perfeksionis, tapi bikin DIY ini lumayan seru. Saya dan Aqsa bisa berbagi tugas siapa yang bagian menggunting, menempel, atau bahkan memegangi agar lem tidak terlepas. Setelah jadi, anak-anak bisa memakai goggle dan oxygen tank-nya sambil menonton serunya petualangan bawah laut (Seaventure) bersama Jakarta Aquarium.

Baca Juga:   Ide Bermain Anak Menggunakan Media Air

Saat berwisata virtual, dipandu oleh Kak Sigi yang juga menggunakan pakaian ala penyelam, anak-anak diajak mengenal berbagai fauna laut dari ikan pari, dugong, ubur-ubur, sampai berbagai jenis ikan yang lain. Agar nggak bosan saat melihat petualangan bawah laut ini, terkadang Kak Sigi juga mengajak anak-anak untuk bermain kuis, tebak-tebakan, bahkan bermain sulap.

Seaventure bersama Jakarta Aquarium
main sulap bersama

Aqsa senang banget bisa main dan wisata bersama walaupun hanya secara virtual. Kegiatan ini tuh kayak refreshing buat dia setelah selama pandemi nggak bisa wisata dalam arti yang sebenarnya. Selain itu, kegiatan ini juga kayak healing bagi saya yang habis sakit sekaligus mengeratkan kembali bonding saya sama Aqsa setelah beberapa hari kemarin merenggang karena saya harus terpisah sama dia.

Manfaat Bermain bersama Anak

Paddle Pop bukan asal dalam melibatkan anak dan orang tua dalam proses bermain karena sejatinya bermain memiliki banyak bagi keduanya. Dalam talkshow World Play Day yang diselenggarakan Paddle Pop, psikolog anak, Vera Itabiliana, mengatakan banyak sekali manfaat bermain bagi anak-anak. Bermain bahkan menjadi salah satu kebutuhan dasar anak. Saking banyaknya manfaat bermain inilah, nggak heran kalau sampai diadakan hari khusus untuk merayakan kegiatan bermain.

Baca Juga:   Ide Bermain Anak Usia 2 Tahun (Part 1)

Playing is the world of a child.

Tiap kegiatan bermain memiliki manfaatnya sendiri. Tinggal bagaimana membuat manfaat setiap permainan menjadi optimal. Seperti halnya membuat DIY yang dilakukan sebelum kegiatan Seaventure, memiliki manfaat antara lain:

  • Mengembangkan kemampuan kognitif
  • Belajar problem solving
  • Memudahkan anak memahami dan menyerap suatu informasi
  • Membantu belajar tentang aturan
  • Membantu belajar sosialisasi
  • Membantu belajar tentang sportivitas
  • Membantu mengembangkan sportivitas

Bermain merupakan aktivitas yang menyenangkan di mana bisa menumbuhkan emosi positif bagi anak. Tidak harus ada sesi khusus bermain dengan mainan bagi anak karena sejatinya bermain bisa diselipkan pada kegiatan-kegiatan di rumah, misalnya: membuat es krim bersama sambil bermain warna dan bernyanyi atau mandi sambil bermain air. Sederhana dan mudah banget, kan?

Mbak Vera mengatakan tidak ada batasan waktu bermain dalam sehari untuk anak. Yang harus dibatasi justru jenis permainannya. Anak tidak boleh hanya main satu jenis mainan. Dalam sehari idealnya anak harus bermain jenis permainan yang merata, dari mainan yang mengasah motorik kasar, halus, hingga aspek komunikasinya.

Baca Juga:   Ide Bermain Anak Usia 2 Tahun (Part 2)

Menyikapi situasi saat ini yang masih mengharuskan anak dan orang tua untuk meminimalkan keluar rumah, Mbak Vera menyatakan banyak juga kegiatan bermain yang bisa dilakukan di dalam rumah, misalnya: virtual playdate atau sering berkomunikasi dengan anggota keluarga lain selain orang tua untuk mengasah social skill-nya.

Selain diberikan fasilitas untuk bermain pada anak, hal yang paling penting dalam bermain adalah keterlibatan orang tua saat bermain. Selain bermanfaat buat anak, orang tua pun bisa memetik manfaat dari bermain dengan anak yaitu stress release.

Mbak Vera memberikan beberapa tips bermain bagi anak dan orang tua, antara lain:

  • Usahakan jenis permainan yang dimainkan variatif
  •  Kalau memang gadget tak terelakkan dari anak di masa pandemi seperti ini, orang tua harus bijak untuk memilih konten positif bagi anak
  • Orang tua perlu terlibat dalam proses bermain anak
  • Orang tua perlu tahu anak bermain anak apa
  • Membantu anak memilih konten untuk bermain

Salah satu role model orang tua dalam membebaskan anak bermain adalah Diana Rikasari. Hidup di Swiss saat pandemi yang notabene harus mengikuti peraturan lockdown dan di rumah aja, akhirnya membuat Diana dan suami memutar otak supaya anak tidak bosan. Salah satunya adalah dengan membebaskan mereka bermain dan memanfaatkan barang-barang apa saja yang ada di rumah. Diana juga legowo kalau rumah akhirnya menjadi berantakan karena anak-anaknya bermain karena di situlah proses kreatif dimulai.

Bukan tak beralasan Diana sangat membebaskan anaknya bermain. Pasalnya, ia menjadi superkreatif seperti sekarang ini pun karena proses bermain yang dilewatinya sewaktu kecil. Nggak heran kalau anak-anaknya dibebaskan untuk berkreasi dan memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah untuk bermain.

Pentingnya bermain bagi anak juga disadari sekali oleh Paddle Pop. Apalagi di masa pandemi ini, kegiatan bermain mendadak berubah karena harus memperhatikan banyak hal termasuk protokol kesehatan sehingga terkadang membuat banyak orang tua bingung untuk menentukan akan bermain apakah mereka. Keresahan inilah yang sampai sekarang banyak dialami para orang tua saat pandemi termasuk saya.

Memoria Dwi Prasita, Head of Marketing Ice Cream Unilever Indonesia, menyatakan bahwa Paddle Pop menyadari banyak hal baik yang bisa dimulai dari rumah termasuk bermain. Oleh karena itu, Paddle Pop meluncurkan program Paddle Pop Main Yuk yang bisa jadi alternatif edukasi sekaligus bermain bagi anak-anak.

Paddle Pop menyadari banyak manfaat dari bermain. Bermain jadi bagian penting pada anak-anak. Oleh karena itu, program yang Paddle Pop berikan salah satu tujuannya adalah untuk merangsang stimulasi bagi anak-anak. Program ini sejalan dengan warna atau tema es krim Paddle Pop yang beredar di pasaran. Ada yang nyadar soal ini nggak sih? Saya aja nggak, haha. Padahal kalau dipikir lagi, tiap bentuk es krim Paddle Pop filosofis dan imajinatif.

Contoh yang paling mudah adalah varian rainbow pada es krim Paddle Pop bisa membantu kita mengenalkan anak pada pelangi dan bermain kupu-kupu pelangi. Varian lain seperti Twister Mermaid jadi buat kita kepikiran main dengan balon bersama mermaid dan bisa bermain sambil mengenal dunia bawah laut. Varian ini pula yang memelopori kegiatan Seaventure yang bekerja sama dengan Jakarta Aquarium. See? Dari bentuk es krim aja bisa membantu kita buat mengenalkan informasi baru buat anak-anak.

Nggak cuma sampai situ. Komitmen Paddle Pop terhadap dunia bermain anak-anak bakalan berlanjut sesuai dengan variannya. Setelah Seaventure, kegiatan berikutnya adalah akan ada tema ‘Liburan ke Planet Mochi’ yang terinspirasi dari Paddle Pop Mochi untuk mengenalkan dunia luar angkasa di acara Wonderfest 2021 di mulai dari 26 Juni hingga Bulan Juli tahun ini. Program yang sengaja dibuat berbarengan dengan liburan sekolah anak itu, tiap minggunya akan ada eksplorasi ke planet-planet di daftar tata surya. Dan semuanya akan ada di www.paddlepopmainyuk.com. Jadi, pantengin terus ya programnya atau bisa cari tahu updatenya di instagram @paddlepop.idn.

Bermain dan melibatkan diri di dalamnya dengan anak memang sangat sulit apalagi buat kita yang hidup minim support system dan punya kesibukan yang banyak. Tapi percayalah, tumbuh kembang dan waktu anak asyik bermain sama kita tuh sebentar banget. Jadi, jangan sia-siakan untuk membuang kesempatan bermain sama anak. Insyaallah, manfaatnya akan terasa khususnya pada tumbuh kembang anak.

Jadi, sudahkah bermain dengan anak-anak hari ini?

 

 

 

 

3 Comments
Previous Post
Next Post
Begin Again, Lika-Liku Panjang Kehidupan Pasangan Nikah Kontrak
Rekomendasi

Begin Again, Lika-Liku Panjang Kehidupan Pasangan Nikah Kontrak