Posts Tagged ‘pernikahan’

We Lost You, Adik…

We Lost You, Adik…

Keesokan harinya, akhirnya tibalah kami ke RSCM. Setelah melalui proses daftar dan tanya sana-sini, kami sampai juga di Klinik Anggrek. Klinik Anggrek ini adalah tempat khusus pemeriksaan kebidanan dan kandungan di RSCM yang salah satunya terdapat pemeriksaan fetomaternal. Pemeriksaan fetomaternal ini biasanya dikhususkan buat ibu-ibu hamil dengan kasus yang tidak biasa atau istimewa atau bisa juga buat ibu hamil dengan kehamilan beresiko tinggi.

Continue Reading
4 Comments

We Love You, Adik… (Part 2)

We Love You, Adik… (Part 2)

Semenjak kehadiran Adik, kami pun tidak lantas mengabarkannya kepada semua orang. Kami gembira, sangat gembira, tapi kegembiraan kami diliputi ketakutan. Kegembiraan kami bercampur stres. Kami takut terjadi apa-apa dengan Adik sebelum waktunya lahir.

Aku sengaja tidak memberitahukan hal ini pada siapapun, termasuk pada teman-teman terdekatku. Padahal mulut ini sudah gatal ingin berbagi kebahagiaan. Tapi suamiku melarangnya.

Continue Reading
0 Comments

We Love You, Adik… (Part 1)

We Love You, Adik… (Part 1)

Kami memanggilnya Adik. Dia hadiah yang diberikan Tuhan untuk ulang tahun pernikahan kami yang kedua. Dia hanya titik yang sangat keciiil dalam perutku yang ditandai oleh dua garis positif dalam testpack. Iya, ini adalah adik Azka. Makanya kami menyebutnya Adik.

Aku tak pernah membayangkan secepat ini bertemu Adik. Adik memang direncanakan kehadirannya, tapi kami tak menyangka kalau kemunculannya akan sama dengan Kakak Azka, sebelum bulan puasa. Aku sempat tak percaya karena di tengah terapi hormon prolaktin yang masih tinggi, aku tak merasakan gejala kehamilan apapun selain mual muntah. Tapi mual muntah toh hal yang biasa ketika terapi prolaktin karena efek obat caberlin memang seperti itu. Tapi kata suamiku ini beda.

Continue Reading
0 Comments

What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage

What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage

 

Bukan, ini bukan judul sekuel film Mouly Surya, What They Don’t Talk About When They Talk About Love(Apa yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta). Memang judulnya terinspirasi dari film itu, semoga yang empunya film tidak marah 😀 What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage (apa yang tidak dibicarakan ketika membicarakan pernikahan) bermula saat kontrol nifas terakhir saya di dokter kandungan dengan kondisi ASI yang masih saja keluar dan dokter kandungan saya, dr Arman bertanya

“Kamu pernah minum pil KB, Wi?”

Saya cuma menggeleng sambil nyengir tapi dalam hati bilang “It sounds ibuk-ibuk banget” atau “Itu kan obat yang sering emak gue minum.”

Continue Reading
0 Comments

Berbagi Kesedihan, Berbagi Bahu, Berbagi Kesabaran

Berbagi Kesedihan, Berbagi Bahu, Berbagi Kesabaran

 

Beberapa waktu yang lalu, saya sengaja bertemu teman sekantor yang juga sedang dirundung kesedihan. Ya, kami sama-sama bersedih. Kami sama-sama baru kehilangan sesuatu. Kami sama-sama baru mengalami kegagalan. Saya gagal memiliki anak dan ia gagal menikah. Saya gagal menjadi ibu dan ia gagal menjadi istri. Kami sama-sama merasakan kepahitan. Kami sama-sama merasakan kehancuran.

Sedih? Pasti. Ia bisa merasakan kesedihan saya ditinggal Azka tiba-tiba tanpa pesan. Dan saya bisa merasakan kesedihannya. Kesedihan ketika hari pernikahan yang tinggal menghitung hari kandas begitu saja. Kesedihan saat semua yang telah dipersiapkan untuk menikah hilang begitu saja di depan mata hanya karena sang kekasih dengan entengnya mengucapkan “selama ini ternyata aku nggak cinta kamu”.

Continue Reading
0 Comments