Posts Tagged ‘renungan’

Mudik

Mudik

Ini bukan mudik pertama di hidup saya. Tapi mudik kali ini terasa berbeda. Ini mudik pertama setelah saya menikah, mudik setelah hampir empat tahun tidak merasakan hangatnya berlebaran bersama keluarga. Ini mudik pertama saya sebagai seorang istri, mudik pertama bersama suami. Ini mudik pertama juga dimana waktu mudik dibagi untuk dua keluarga.

Mudik ini sebenarnya sudah direncanakan dari jauh-jauh hari karena tiket sudah niat dipesan dari H-90. Kami memang sengaja mau naik kereta, karena kemudahan akses ke rumah yang tinggal turun udah sampai rumah (karena rumah belakang stasiun). Selain itu ngga pernah kepikiran mudik via jalur darat (naik bus atau bawa mobil) mengingat pengalaman orang-orang yang butuh sampai berpuluh-puluh jam di dalam mobil. Trus ngga kepikiran juga naik pesawat karena buat sampai ke rumah harus nyambung lagi naik kereta, capek.

Continue Reading
3 Comments

Coba Lagi

Coba Lagi

Aku datang lagi ke tempat ini, ada lagi di tempat ini dan rasanya seperti dejavu. Iya, aku kembali lagi ke Klinik Yasmin, ke RSCM Kencana, bertemu lagi dengan dr Budi setelah empat butir caberline habis dalam waktu empat minggu. Ini rasanya seperti dulu saat aku program hamil pertama. Dulu, di kesempatan ini aku diberi surprise hamil Azka. Dan sekarang? Entahlah, sepertinya kemungkinannya sangat tipis.

Aku menatap sudut-sudut ruang tunggu. Masih sama, berbagai ekspresi wajah pasangan hadir disana. Dari yang harap-harap cemas, kecewa, hingga bahagia karena program hamilnya sukses. Oh, aku rasanya ingin seperti yang terakhir. Ingin seperti setahun lalu dimana dr Budi bilang bahwa aku hamil. Aku bisa hamil.

Continue Reading
0 Comments

Mengunjungi Azka

Mengunjungi Azka

Dear Azka,

Ini kali pertama ibu mengunjungimu, mengunjungi makammu, mengunjungi peristirahatan terakhirmu. Maafkan ibu ya baru sempat menjengukmu. Ibu masih berusaha mengumpulkan kepingan hati yang hancur karena kehilanganmu. Berusaha untuk tidak meneteskan air mata setiap mengingat apapun tentang kamu. Kamu apa kabar, Sayang? Ah pasti kamu baik dan sangaaatt bahagia di surga ya.

Continue Reading
0 Comments

Pertanyaan

Pertanyaan

 

Hidup memang tidak bisa jauh-jauh dari pertanyaan. Bahkan terkadang pertanyaan yang membuat hidup semakin penuh tekanan. Beberapa hari yang lalu seorang teman curhat kepada saya tentang betapa tertekannya dia yang berulang kali ditanya “Sudah isi belum?” atau “Sudah hamil belum?” padahal pernikahannya baru beberapa bulan. “Ngga lagi-lagi tanya begitu deh sama orang yang udah nikah,” begitu katanya setelah merasakan sendiri. Nah kan…

Continue Reading
0 Comments