Jepang, Memori Masa Kecil, dan Mewujudkan Wisata Halal bersama Cheria Travel

Pillow talk saya suatu hari bersama suami:

Saya: Ay, jalan-jalan ke Jepang, yuk! Aku habis nonton video klip Yura Yunita yang Intuisi nih. Jadi pengen ke Jepang.
Suami: Dari dulu aku mau-mau aja sih, tapi takut kendala bahasa. Trus nanti kalau susah nyari makanan dan tempat salat gimana?

Cuplikan pillow talk di atas bukan yang pertama. Entah itu pillow talk ke berapa tentang Jepang dan ajakan vakansi ke sana. Suami mungkin bosan lihat saya yang sering merengek pengen ke Jepang karena terdistraksi hal-hal sepele sebelumnya. Tapi Jepang memang punya tempat tersendiri dalam memori saya.

Lain waktu, tiba-tiba saya mengirim pesan sama adik saya.

“Duk, mumpung pulang kampung sekalian bikin paspor di rumah,” begitu bunyi pesannya.

Nggak ada angin nggak ada hujan memang. Tapi saya bilang seperti itu karena baru ikut kuis berhadiah ke Jepang. Saya pun berinisiatif menyuruh adik saya ikutan kuisnya. Siapa tahu salah satu atau bahkan kami berdua bisa menang jalan-jalan ke Jepang. Apalagi adik saya juga penggemar berat anime dan sesuatu yang berbau Jepang.

Itulah terkadang perilaku random saya karena pengen ke Jepang. Sebegitunya usaha saya untuk bisa ke Negeri Matahari Terbit itu.

Jepang dan Memori Masa Kecil

Saya mengingat Jepang bukan hanya sebagai sebuah destinasi. Jepang lebih dari sekadar destinasi wisata. Masih teringat betul masa kecil saya yang selalu dibumbui dengan hal-hal berbau Jepang. Dari mulai cerita bapak tentang pengalamannya bekerja dengan orang Jepang yang sangat disiplin waktu, serial Oshin yang sering saya tonton waktu kecil, komik-komik Jepang yang sering saya baca dan pinjam dari taman bacaan, hingga film-film kartun Jepang yang sering menemani saya di akhir pekan. Jepang memiliki tempat tersendiri di hati saya. Berkunjung kesana pun menjadi salah satu cita-cita saya.

dua komik Jepang favorit masa kecil (Picture from goodreads)
dua komik Jepang favorit masa kecil (Picture from goodreads)

Impian tentang Jepang itu sempat terpendam ketika saya duduk di bangku sekolah menengah. Kalau diingat lagi saat itu kehidupan saya lebih banyak dihabiskan untuk mencari jati diri sebagai ABG. Namun, serapat-rapatnya dipendam impian itu suatu saat akan muncul kembali. Dan betul, impian itu muncul lagi ketika kuliah. Lalu mengapa Jepang? Karena Jepang memiliki sisi menarik di setiap bagiannya. Dari teknologi, masyarakat, kesenian, industri kreatif, alam, budaya, kuliner, tata kota, dan masih banyak lagi.

Saya ingat saat itu tengah ngetrend Harajuku Style. Sebagai mahasiswa pas-pasan saya nggak punya modal cukup untuk bergaya ala Harajuku. Yang saya lakukan hanya bisa berkhayal suatu saat bisa terbang ke Jepang. Tujuan saya hanya ingin menikmati Jepang dari dekat. Melihat apa-apa yang diceritakan bapak tentang kultur orang Jepang yang disiplin, baju-baju yang selalu dipakai Oshin, hingga rumah-rumah khas Jepang seperti dalam kartun Doraemon atau Chibi Maruko Chan itu nyata di depan mata saya. Saya pun pengen mencoba kimono trus duduk-duduk di rumah khas Jepang sambil minum teh diiringi backsound musik khas Jepang. Rumah Jepang yang dalam bayangan saya selalu menyimpan kehangatan. Ah, dramatis sekali ya. Sesederhana itu memang.

Kalau dijabarkan, ada beberapa tempat di Jepang yang jadi wishlist saya dari dulu.

1. Melihat Fujiyama, Sang Gunung Keabadian

Gunung Fujiyama, salah satu ikon Jepang (Picture from Pixabay)
Gunung Fujiyama, salah satu ikon Jepang (Picture from Pixabay)

Jepang dan Gunung Fuji adalah dua hal yang tak terpisahkan. Gunung dengan tinggi sekitar 3.776,24 m ini merupakan gunung tertinggi di Jepang. Melihat matahari terbit dari balik Gunung Fuji adalah momen yang tak boleh dilewatkan saat mengunjungi Jepang. Berada di puncak Fujiyama konon seperti berada di atas awan. Ini karena hamparan awan yang ada di bawah terlihat seperti rawa-rawa yang sangat luas. Tak hanya menikmati matahari terbit, di puncak gunung pengunjung juga bisa melihat sebuah kawah. Selain menikmati Gunung Fuji, pengunjung juga bisa menikmati suasana pedesaan Jepang yang berada di kaki Gunung Fuji salah satunya adalah Oshino Hakkai Village.

2. Meresapi suasana tradisional di Kyoto

Kuil Kiyomishu, kuil Budha di Kyoto (Picture from Pixabay)
Kuil Kiyomizu, kuil Budha di Kyoto (Picture from Pixabay)

Kyoto dulunya adalah ibukota Jepang selama lebih dari 1.000 tahun. Selama itu pula Kyoto tumbuh menjadi gudang seni, budaya, agama, dan pemikiran masyarakat Jepang. Di kota ini terdapat banyak bangunan bersejarah di antaranya Istana Kekaisaran Kyoto (yang dikenal sebagai puncak arsitektur Jepang karena kesederhanaannya), Benteng Nijo, Glon Corner, Kuil Sanjusangendo, Kuil Ginkakuji, dan Kuil Kiyomizu. Pada tahun 1994, 17 kuil Buddha dan Shinto di Kyoto, Uji, dan Ozu terdaftar sebagai warisan budaya dunia. Tak hanya bangunan bersejarah, di Kyoto sebelah barat juga terdapat Katsura Imperial Villa. Tempat ini dianggap sebagai salah satu contoh terbaik arsitektur dan penataan taman Jepang tradisional.

3. Menikmati Sakura di Ueno Park

Ueno Park jadi salah satu tempat favorit melihat Sakura (Picture from japanvisitor.com)
Ueno Park jadi salah satu tempat favorit melihat Sakura (Picture from japanvisitor.com)

Keberadaan Bunga Sakura sebagai salah satu ikon Jepang rasanya sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Biasanya, bunga ini mekar saat musim semi sekitar Maret hingga Mei. Ueno Park atau Taman Ueno merupakan salah satu tempat yang tepat untuk melihat mekarnya Bunga Sakura pada musim semi. Bahkan, di taman ini pula diadakannya Hanami atau piknik saat Bunga Sakura bermekaran. Ueno Park didirikan melalui hibah tanah kekaisaran oleh Kaisar Taisho pada tahun 1924. Di Ueno Park ini juga berdiri sebuah patung yang sangat terkenal yaitu Saigo Takamori bersama seekor anjingnya yang dikenal sebagai Hachiko. Patung Hachiko sendiri diabadikan di Shibuya. Di dalam Ueno Park ini juga terdapat Museum Nasional Tokyo, Museum Sains Nasional, Museum Nasional Seni Barat, ruang konser, sebuah kuil Tosho-gu, Pond Shinobazu dengan kuil Benzaiten-nya, Gojo suci, dan kebun binatang Ueno.

4. Berpetualang di Disneyland dan Disneysea

pernikahan Sandra Dewi di Disneyland Jepang bikin mupeng (Picture from instagram @sandradewi88)
pernikahan Sandra Dewi di Disneyland Jepang bikin mupeng (Picture from instagram @sandradewi88)

Hampir semua anak pasti punya memori tersendiri dengan tokoh princess Disney. Tak terkecuali saya. Hidup dengan dongeng Cinderella dan Putri Salju sebelum tidur membuat saya suka berkhayal pengen ketemu atau merasakan langsung suasana di negeri dongeng bak tokoh princess Disney. Apalagi beberapa waktu lalu melihat Sandra Dewi yang melangsungkan pernikahan bak putri negeri dongeng di Disneyland Jepang. Aaakkk mupeng. Selain Disneyland, ternyata ada juga Disneysea. Theme park ini juga masih bertema Disney namun menawarkan petualangan yang lebih menantang, seperti: berpetualang mencari harta karun bersama Indiana Jones, menyusuri bawah laut ala Little Mermaid, dan petualangan seru dengan para bajak laut versi Simbad. Disneysea dan Disneyland patut banget dimasukan wishlist destinasi kalau ke Jepang.

Lanjut kembali ke memori saya soal Jepang. Suatu waktu pada saat kuliah dulu, teman sepermainan saya mengabarkan kalau di Jurusan Sastra Jepang sedang ada pameran. Salah satu stand di sana adalah stand foto dengan kimono di dalam bangunan yang dibentuk seperti rumah khas Jepang. Wah, hati saya membuncah. Biar kata mengorbankan uang makan hari itu buat foto tapi saya happy. Saya lupa waktu itu bayar berapa, kalau tidak salah sekitar Rp 25.000 per orang. Saya rela. Yang ada dalam pikiran saya saat itu “Nggak apa-apa belum bisa ke Jepang, foto dulu aja pakai kimononya”.

foto ala Jepang
saya (kimono hijau) dan teman satu genk saat kuliah dulu

Saat ini ketika saya sudah punya pasangan halal jalan-jalan, impian ke Jepang semakin menjadi-jadi. Sambil menabung, sambil saya terus berusaha membujuk suami buat mau jalan-jalan ke Jepang. Maklum saja, suami masih ragu-ragu ke Jepang karena takut terkendala bahasa dan tulisan. Selain itu, suami (dan saya juga) masih ragu dengan makanan, tempat salat, arah kiblat, sampai penerimaan masyarakat pada wisatawan muslim dan berhijab.

Saya tak mau jadi manusia modern yang hidup dalam prasangka. Tak mau terkungkung dalam prasangka buruk soal keragu-raguan kami, saya pun berinisiatif mencari informasi soal wisata halal di Jepang. Setelah browsing tentang wisata halal di Jepang kami sedikit lega. Pasalnya, sekarang Jepang sudah menjadi negara yang muslim friendly.

Jepang saat ini sudah menargetkan kalangan muslim dunia untuk berkunjung ke negaranya. Jadi, bukan cuma muslim Indonesia dan Asia. Terbukanya Jepang terhadap wisatawan muslim ini membuat industri di sana pun menyesuaikan diri dengan kebutuhan wisata halal. Salah satu contoh keterbukaan Jepang terhadap wisatawan muslim adalah tersedianya tempat salat bagi umat Islam yang disiapkan di salah satu pintu gerbang negara ini, Bandara Narita.

Mewujudkan Wisata Halal Jepang bersama Cheria Travel

Sambil terus menabung, saya dan suami terus mencari banyak informasi soal wisata halal di Jepang. Walaupun sudah banyak browsing tetap saja masih ada rasa takut dalam benak kami kalau-kalau kami tidak memahami bahasa dan tulisan di Jepang atau malah ‘roaming‘ ketika berkomunikasi dengan masyarakat setempat. Semuanya tentu menjadi pertimbangan. Kalau tabungan sudah cukup, kami pengen traveling ke Jepang menggunakan agen perjalanan wisata saja agar kami tidak merasa seperti orang hilang di negara orang. Namun, pertanyaan lain muncul lagi. Adakah agen perjalanan yang syariah dan memahami kami sebagai Muslim?

Beruntung saat saya googling dengan kata kunci “wisata halal Jepang” muncul nama Cheria Travel. Cheria Travel adalah satu agen perjalanan wisata yang sangat concern dengan wisata halal.

wisata halal jepang

Cheria Travel sadar betul bahwa wisata halal semakin menjadi tren. Ditambah lagi banyak negara yang semakin muslim friendly. Tak tanggung-tanggung, untuk melaksanakan tour halal di Jepang, Cheria Travel menggandeng tour operator Jepang yang telah memeroleh sertifikasi dan mendapat pengawasan dari Japan Halal Association (JHA). Hal ini dilakukan agar semua hal mulai dari perencanaan, proses, hingga pelaksanaan tur dilakukan sesuai dengan syariah.

Cheria Travel tak hanya menawarkan satu paket wisata halal ke Jepang. Ternyata ada berbagai macam paket wisata ke Jepang yang bisa disesuaikan dengan keinginan, destinasi, waktu, bahkan musim. Untuk traveler amatiran seperti saya dan suami, memakai jasa biro perjalanan itu sangat diperlukan. Apalagi saat jalan-jalan ke negara yang minoritas muslim seperti Jepang. Karena meski telah banyak hotel dan restoran muslim di Jepang, tetap saja kami khawatir biaya yang dikeluarkan untuk berwisata muslim halal sendiri akan tidak sedikit. Belum termasuk minimnya informasi umum saat kami di sana.

Dengan adanya biro wisata syariah seperti PT Cheria Travel kami jadi tak perlu khawatir akan semua kebutuhan wisata muslim di Jepang dan jaminan kehahalannya. Sebab selama ini yang menjadi kendala bagi kaum muslim saat berwisata atau berkunjung ke Jepang adalah dalam hal mengkonsumsi makanan dan juga menjalankan ibadah sholat. Dan Cheria Travel menjamin itu semua, peserta bisa selalu makan-makanan halal dan bisa menjalankan ibadah salat.

Ini salah satu video yang bisa memantapkan niatan kami menggunakan Cheria Travel kalau ke Jepang nanti:

Mengapa Memilih Cheria Wisata?

Memilih agen perjalanan wisata memang tak boleh sembarangan. Saat jadi wartawan dulu entah sudah berapa kali saya disuruh liputan atau ditelepon orang karena ingin membuat konferensi pers tentang biro perjalanan tipu-tipu. Dari biro perjalanan yang mengajak umroh hingga wisata. Ngeri sekali memang. Tambah mencelos rasa hati ini melihat muka-muka para konsumen yang sudah penuh harap menyetorkan uang mereka lalu berakhir dengan dibawa kabur. Yang seperti ini tentunya nggak ingin terjadi kan pada kita. Jadi memang penting sekali untuk memilih biro perjalanan yang terpercaya seperti Cheria Travel.

wisata-halal-jepang

Cheria Halal Wisata Tour Travel sudah berdiri sejak tahun 2012. Hingga saat ini, Cheria Travel sudah melayani ribuan wisatawan dan peziarah dengan komitmen pelayanan terbaik, harga bersaing, dan garansi kepuasan bagi para peserta tour-nya. Layanan yang diberikan Cheria Travel pun cukup banyak. Mencakup kebutuhan paket wisata halal untuk dalam dan luar negeri. Cheria Travel juga menyediakan tiket, hotel, visa dan kebutuhan perjalanan lainnya baik untuk kebutuhan personal, corporate, atau grup. Berbagai dokumentasi Cheria Travel saat ‘menemani’ peserta tour terangkum dalam video berikut ini:

Berikut beberapa pertimbangan dan kelebihan mengapa memilih Cheria Travel untuk mewujudkan tour halal Jepang:

1. Memiliki Izin Resmi

Cheria Travel merupakan agen perjalanan berlisensi penuh dengan mengantongi BPW SIUP 2365/2012 dan dikategorikan sebagai biro resmi perjalanan wisata halal di Indonesia. Cheria Travel memiliki kantor resmi di Gedung Twink Lt. 3, Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, 12790. Agen perjalanan yang tergabung dalam Cheriagroup ini juga menjadi anggota aktif IATA (International Air Transport Association) dan ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies).

2. Memberangkatkan banyak orang ke destinasi impian

Sejak berdiri pada tahun 2012, Cheria Travel terhitung sudah memberangkatkan banyak orang ke destinasi tujuan baik ke negara mayoritas ataupun minoritas Muslim, baik untuk liburan maupun beribadah. Pengalaman memberangkatkan banyak orang ini yang menjadi kekayaan jam terbang Cheria Travel dalam melayani orang-orang yang mempercayakan perjalanan padanya.

3. Paket yang ditawarkan variatif dengan harga bersaing

Banyak paket baik untuk ibadah (haji dan umroh) atau liburan yang ditawarkan Cheria Travel. Untuk wisata halal ke Jepang saja, Cheria Travel memiliki beberapa Paket Tour Wisata Halal Jepang, antara lain:

  • Paket Tour Muslim Yokoso
  • Paket Tour Jepang Moshi Moshi 5 Hari
  • Paket Tour Jepang Beauty 7 Hari
  • Paket Tour Jepang Ohayou
  • Paket Tour Jepang Aishiteru
  • Paket Tour Jepang Happy Tokyo
  • Paket Wisata Jepang Wonderful Hokkaido
  • Paket Wisata Jepang Korea 8 Hari
  • Paket Wisata Jepang Tokyo Osaka Hanamatsu
  • Paket Liburan Jepang Hokkaido
  • Paket Jepang Liburan Sekolah
  • Paket Liburan Kyushu Nagasaki Kumamoto Kagoshima
  • Paket Liburan Jepang Sapporo
  • Paket Tour Yokohama

Jadi buat kamu yang ketinggalan ataupun belum punya kesempatan untuk seseruan wisata halal di satu paket liburan jangan khawatir karena ada paket lain yang tentunya menawarkan tujuan wisata yang tak kalah serunya. Tinggal sesuaikan saja sama kebutuhanmu. Kalau tidak mau mengganggu rombongan lain, Cheria Travel pun memberikan kamu kebebasan untuk menentukan jadwal keberangkatan yang diinginkan dengan minimal 2 orang keberangkatan.

Selain memiliki banyak paket wisata halal ke Jepang, paket tour yang ditawarkan Cheria Travel juga memiliki harga yang bersaing. Kita bisa menyesuaikan budget liburan dengan harga dan paket wisata halal yang ditawarkan Cheria Travel.

4. Konsisten dengan kehalalannya

Cheria Travel berkomitmen penuh untuk menyajikan menu halal dalam setiap program yang dilaksanakannya. Selain itu, Cheria Travel juga berkomitmen untuk memperhatikan waktu salat dalam setiap programnya walaupun paket tournya ke negeri non-Muslim, seperti Jepang.

5. Mengutamakan Kepuasan Pelanggan

Cheria Travel memiliki tour leader dan konsultan travel yang ramah, profesional, dan berpengalaman serta mengutamakan kepuasan peserta tour baik pada peserta travel musiman (orang lama) atau orang yang sama sekali baru dalam dunia travel.

Ada banyak paket wisata yang ditawarkan Cheria Travel yang tentunya bisa disesuaikan dengan keleluasaan waktu dan juga budget. Itinerary yang dibuat pun terdiri dari destinasi pilihan favorit wisatawan. Berikut salah satu itinerary Paket Tour Wisata Muslim Jepang 2017 dari Cheria Travel:

itinerary wisata halal Jepang (2)

Setelah tahu Cheria Travel, kami pun jadi tak ragu dan khawatir lagi untuk bepergian ke negara minoritas muslim. Kami tak akan takut tertinggal kewajiban ibadah di saat liburan dan menikmati momen bahagia. Sekarang, saatnya kami melanjutkan merajut asa ke Jepang dengan menabung. Doakan saya dan suami untuk bisa ke Jepang, menikmati matahari ketika menyembul perlahan dari balik Gunung Fuji, dan berpelukan di bawah indahnya Sakura kala bersemi.

Postingan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis Artikel Cheria Wisata Tour Travel Halal Terlengkap di Indonesia

Lomba Menulis Artikel Cheria Wisata

 

ratna dewi

23 Comments
Previous Post
Next Post