Fun Blogging 8, Ketika Ngeblog Bukan Sekadar Menulis

fun-blogging-8

Ngeblog bagi saya bukan dunia baru, pun dengan dunia tulis menulis. Dari zaman kuliah, saya sudah mengenal blog karena memang ada mata kuliah yang mengharuskan mahasiswanya membuat blog. Sedangkan menulis, jangan ditanya karena sudah jadi makanan sehari-hari mahasiswa jurnalistik. Makanya saya nggak asing sama dunia blogging. Tapi ternyata oh ternyata blogging yang berguna memerlukan ‘taktik’ tersendiri.

 

Nyatanya, mendalami dunia blogging bukan sekedar nulis atau curhat semaunya. Bisa saja sih blog murni dipake buat curhat, tapi itu bukan tujuan saya. Saya pengen nulis bukan cuma buat diri sendiri tapi juga berguna bagi orang lain dan syukur-syukur punya prestasi atau menghasilkan materi. Makanya, ketika Fun Blogging buka pendaftaran Fun Blogging 8 di Jakarta, saya buru-buru daftar. Biar kata bayar juga, tapi ilmu yang didapat pasti akan jauh lebih berharga. Selain ilmu, saya juga pasti bakal ketemu banyak teman blogger. Wih, pasti seru.

Fun Blogging 8

Setelah sempat pindah lokasi, akhirnya Fun Blogging 8 diselenggarakan di Gratia Center, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Alhamdulillah, lebih deket dari rumah. Walaupun begitu, saya nyaris telat karena jalanan Ciledug dan Tanah Kusir yang macet padahal hari Sabtu. Sudah dag dig dug aja deh. Tapi alhamdulillah, sampai Gratia Center belum mulai. Mbak Haya masih baru ngobrol-ngobrol sambil membagikan kertas.

Fun Blogging 8 ini juga terselenggara salah satunya karena dukungan IWITA. Apaan tuh IWITA? IWITA adalah Indonesian Woman IT Awareness. Biarpun ada embel-embel ‘woman’nya tapi IWITA ini juga terbuka untuk umum lho. Oh ya, Ibu Martha Simanjuntak dari IWITA juga berbagi sedikit tips sukses ngeblog nih. Tipsnya adalah harus konsisten, senang hati, dan kreatif dalam menulis. Gimana? Siap buat dipraktikan?

peserta Fun Blogging 8 pada serius nyimak nih
peserta Fun Blogging 8 pada serius nyimak nih

Writing Great Content

Content is a king. Promotion is a queen – Bob Mayer

Nah, tibalah saatnya kita mulai belajar. Sesi pertama tentang “Writing Great Content” oleh Mbak Haya Aliya Zaki. Mbak Haya memulai sesi belajarnya dengan unik karena terlebih dahulu meminta kita untuk menuliskan dua keinginan (materi) yang ingin didapat dari ngeblog dengan tangan kiri di sebuah kertas. Butuh effort ya nulisnya. Ini mengandung filosofi sendiri buat saya, yang artinya kalo mau dapat materi dari ngeblog ya memang harus usaha keras. Setelah ditulis, keinginan itu ditempel di tempat yang terlihat saat kita nulis biar termotivasi. Baiklah Mbak Haya.

resolusi-ngeblog
resolusi ngeblognya masih disimpan di agenda nih

Belajar soal penulisan sama Mbak Haya jadi dejavu belajar penulisan jurnalistik lagi. Eits, tapi ini ada bedanya. Ya, tulisan berita sama tulisan blog kan memang beda. Kata Mbak Haya yang memang sudah nulis dari tahun 1995 ini, blog itu punya taste penulisnya, cair, dan boleh memasukan opini pribadi penulis biar nggak kaku.

Mbak Haya selalu ‘cerewet’ sama kita buat menulis dengan baik. Eh jangan salah, cerewetnya dalam artian positif lho biar tulisan kita berkualitas. Emang kenapa harus menulis dengan baik? Karena senjata blogger itu tulisan. Tulisan yang baik itu semacam investasi buat blogger biar dilirik brand atau menang lomba-lomba penulisan. Oleh karenanya, blogger harus tahu teknik penulisan yang baik dan tulisannya juga harus bertenaga.

Mbak Haya lagi menjelaskan tentang Writing Great Content
Mbak Haya lagi menjelaskan tentang Writing Great Content

Mbak Haya juga menekankan banget soal pentingnya akurasi. Salah satu penekanannya adalah zero typo buat tulisan karena typo itu menunjukan kalau penulisnya ceroboh, nggak profesional, dan nggak sungguh-sungguh. Itulah kenapa self editing berkali-kali perlu dilakukan sebelum kita klik tombol publish di blog. Oh ya selain itu, dilarang keras buat copy paste ya. Ini hukumnya haram bagi blogger. Haram banget.

Yang terakhir jangan lupa share tulisan kita di social media ya. Jangan malu buat share dan wajib hukumnya buat seorang blogger punya akun-akun sosial media biar banyak yang baca dan tulisan kita tersebarluaskan. Social media ini juga jadi alat blogger buat monetize blognya juga lho. Jadi hayo siapa blogger yang belum punya akun Facebook, Twitter, Instagram, Google+, atau Pinterest? Yuk bikin yuk.

Advancing Your Blog Platform

The three essential elements of an effective SEO are effective communication, useful information, and high quality backlinks. – SEO Refugee

Setelah makan siang pake Nasi Bali yang puedeeess, mata dibuat melek buat menyimak sesi selanjutnya sama Mbak Shintaries tentang “Advancing Your Blog Platform“. Ehmm, ini bahasannya agak berat jadi butuh konsentrasi tinggi. Lucky me, karena pernah ikut sesi belajar bareng sama Mbak Shinta jadi nggak awam-awam banget deh.

pada serius menyimak penjelasan Mbak Shinta
pada serius menyimak penjelasan Mbak Shinta

Mbak Shinta menekankan tentang layout blog yang ideal dan ramah buat SEO. Kalo blognya sudah ramah SEO, tentu akan menarik minat brand atau klien untuk memberikan tawaran job review. Oleh karena itu, blog dengan desain yang professional look, bersih, minimalis, dan nggak banyak ornamen kayak musik atau salju bertaburan itu lebih ramah SEO dan nggak berat saat harus dibuka.

Trus bagaimana memilih platform yang bagus buat blog? Di dunia blogging, yang paling sering dipake itu blogspot sama wordpress, trus dari dua ini mana yang paling bagus? Sejatinya, nggak ada platform yang paling bagus, yang ada platform blog disesuaikan dengan kebutuhan dan skill blogger. Jadi, platform yang bagus ya yang nggak bikin penggunanya mumet atau malah nambah kesulitan.

Selain itu, Mbak Shinta juga menjelaskan tentang SEO, bagaimana biar tulisan yang kita buat nggak cuma dapat traffic yang tinggi tapi juga tepat sasaran pembacanya. Di sini, lagi-lagi kita juga diingatkan pentingnya optimasi social media yang kita punya. Lah, kenapa social media lagi? Ya karena blogging tanpa optimasi social media menurut saya bagai sayur tanpa garam, nggak ada rasanya, hambar.

Maksimalkan Benefit Social Media

Di tengah otak yang sudah hampir ngebul dan ngantuk, materi yang terakhir ini sungguhlah bikin semangat dan melek lagi. Untung sebelum Teh Ani Berta ngasih materi tentang “Maksimalkan Benefit Social Media“, kami disuruh tukeran tempat duduk biar saling membaur. Alhamdulillah, saya jadi bisa duduk di depan biar nggak ngantuk plus konsen nyimak materi dan tips-tips berguna dari Teh Ani.

Teh Ani lagi bagi-bagi tips sukses mendulang materi dari blog dan social media nih
Teh Ani lagi bagi-bagi tips sukses mendulang materi dari blog dan social media nih

Teh Ani yang sudah malang melintang di dunia blogging dan social media, membagikan tips-tips bagaimana seorang blogger bisa dilirik brand baik itu buat dapet job review ataupun jadi buzzer. Konsisten update, punya konten yang bagus, ikut komunitas blogger, dan sering silaturahmi dengan blogwalking merupakan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk optimasi blog. Jika sudah seperti itu, paling tidak blog kita sudah siap menerima job review.

Tapi ingat ya, dalam menerima job review pun harus selektif. Nah, Teh Ani juga berbagi tips buat selektif memilih job review. Selain itu, penting juga diperhatikan soal branding dan konten yang berkualitas. Jika branding dan konten sudah sip maka bersiaplah untuk menerima tawaran job review.

Nggak hanya di dunia blogging, Teh Ani juga membagi kiat untuk optimasi social media. Ya apalagi kalo bukan untuk memperoleh tawaran job dengan menggunakan social media. Teh Ani juga membocorkan tips tentang etika bersikap dengan brand atau klien nih. Saya jadi terinspirasi banget sama pencapaiannya Teh Ani. Pokoknya nggak pelit ilmu deh.

Belajar Bertabur Hadiah

Jangan bayangkan di Fun Blogging 8 ini kami belajar soal blogging berjam-jam dengan topik berat yang bikin otak ngebul. Nggak, jauh dari bayangan itu karena ternyata asik banget. Selain diselingi sama candaan, berbagai pertanyaan dari para peserta, dan makanan yang berlimpah ada juga pemaparan dari pihak-pihak yang mendukung sesi belajar ini. Salah satunya adalah Sari Husada.

“Sari Husada menggandeng banyak blogger dalam beberapa kegiatannya” ujar Mbak Dewi dari bagian digital agency Sari Husada.

Sari Husada memang nggak memandang sebelah mata kekuatan blog dan blogger. Kalo bagian yang ini saya nggak ragu karena beberapa kali saya memang melihat Sari Husada menyelenggarakan lomba berhadiah yang ditujukan untuk para blogger salah satunya adalah Jelajah Gizi. Sari Husada memang concern banget sama tema gizi, tumbuh kembang anak, dan kuliner lokal.

Nggak hanya itu, Mbak Dewi juga menambahkan selain menyelenggarakan lomba blog, Sari Husada juga sering menyelenggarakan nutritalk atau semacam talkshow dimana para blogger bisa ikut serta. Ini peluang emas buat para blogger. Kita bisa berkompetisi di lomba blognya tapi juga dapet ilmu dari nutritalk dan juga hadiah lomba blog dari Sari Husada.

Buat tahu lebih banyak tentang Sari Husada dan Nutrisi untuk Bangsa, bisa dilihat di website: www.sarihusada.co.id/Nutrisi-Untuk-Bangsa atau Fanpage Facebook Nutrisi untuk Bangsa dan Twitternya @Nutrisi_Bangsa. Yuk cek video ini aja yuk biar lebih tahu juga.

Selain Sari Husada yang membuka peluang dan juga bagi-bagi goodie bag buat para blogger, para mentor pun nggak mau kalah. Banyak hadiah yang dibagikan untuk beberapa kategori seperti livetweet, peserta terjauh, peserta terawal datangnya, dan penanya terbagus. Hadiahnya kecil-kecil sederhana tapi justru ini yang bikin meriah dan hangat. Kami pun jadi tambah semangat. Selamat ya buat para pemenang.

Bener dugaan saya, nggak akan rugi ikut Fun Blogging 8 ini karena selain dapat ilmu, silaturahmi dan ketemu para blogger, dapat hadiah, punya banyak peluang job, juga bawa pulang banyak hadiah. Pulangnya, kami masih membawa souvenir dari Snappy Pondok Pinang, Pixy, dan Sari Husada. Nggak nyesel deh pokoknya. Perut kenyang, hati senang, hadiah bergelimang, dan membuka banyak peluang!

belajar bareng pulangnya bawa banyak goodiebag
belajar bareng pulangnya bawa banyak goodiebag
ini nih pemenang-pemenang salah satu kategorinya
ini nih pemenang-pemenang salah satu kategorinya
cuma sempet foto sama Mbak Shinta, nggak sempet foto sama Mbak Haya dan Teh Ani, huhuhu
sempet foto sama Mbak Shinta, nggak sempet foto sama Mbak Haya dan Teh Ani, huhuhu

 

ratna dewi

28 Comments
Previous Post
Next Post