Perjalanan Panjang Mencari Bra Kehamilan yang Cocok

¨Aku beli bra yang ini ya?¨ tanya saya pada suami sambil memegang token rekening.

¨Iya,¨ jawab suami saya singkat. Saya sudah hafal betul, pasti dia akan mengiyakan. ¨Tapi kok kamu hampir tiap minggu beli bra sih? Emang yang kemarin dibeli udah nggak muat?¨ tanyanya kemudian

¨Nggak, awalnya dipakai sih enak, tapi lama-lama berasa engap. Kayaknya aku nggak cocok deh pakai bra yang itu,¨ jawab saya mencari alasan, padahal emang itu alasan sebenarnya.

¨Ya udah nyarinya tapi yang bener. Yang udah-udah jadinya pada nggak dipakai kan sayang.¨

Begitulah kira-kira percakapan saya sama suami setiap mau belanja online bra. Saya tahu, suami saya pasti mengizinkan karena dia sudah berkomitmen mau memberikan apapun yang terbaik di kehamilan saya kali ini. Tapi dia cuma heran kenapa kok akhir-akhir ini saya sering banget belanja bra secara online. Bukan cuma belanja online, hampir tiap hari saya juga merengek-rengek minta beliin bra baru sama suami sejak tahu saya hamil. Rasanya bra yang baru dibeli nggak bertahan lama. Paling seminggu dipakai udah berasa sesak.

Dari Sport Bra hingga Bikini

Nggak dipungkiri memang, kalau hamil hampir semua bagian tubuh menjadi membesar. Yang paling terasa khususnya di kehamilan saya saat ini adalah ukuran payudara. Bra-bra saya yang biasa dipakai mendadak menjadi nggak nyaman. Padahal sejak kehamilan pertama hingga sekarang, saya meneruskan memakai seamless maternity bra yang dipakai pas kehamilan pertama.

Sayangnya, seamless maternity bra yang saya pakai entah mengapa jadi sangat tidak nyaman pas dipakai di kehamilan ketiga ini. Padahal di kehamilan pertama rasanya nyaman banget. Saya sampai beli 4 bra dan setelah itu selalu beli seamless maternity bra saat membeli bra biasa karena memang dulu mbak-mbak bra advisor-nya bilang bra ini bisa dipakai walaupun dalam kondisi nggak hamil. Ternyata memang benar dan sangat nyaman. Justru saya menemukan ketidaknyamanannya saat hamil kembali untuk yang ketiga kalinya.

aneka macam bra yang sudah saya coba

Alhasil seamless maternity bra tersebut dipensiunkan sementara terlebih dahulu saat hamil ketiga ini. Lalu saya pun bingung mau pakai bra apa. Masa iya nggak pakai bra terus, lhaaa kalau mau keluar rumah gimana? Akhirnya saya ingat kalau saya punya sport bra yang bentuknya kayak miniset. Saya ingat kata-kata mbak-mbak pelayan di salah satu store bra terkenal yang ia katakan saat saya membelinya.

¨Ini bisa dipakai nggak cuma buat olahraga, pas hamil pun bisa dipakai karena karetnya enak.¨

Begitu kata-kata mbak-mbak tersebut yang masih saya ingat. Akhirnya saya pun mencoba buat pakai sport bra saat seamless maternity bra tak lagi bersahabat. Satu dua jam masih enak, tapi lama-lama apalagi kalau dipakai seharian nggak nyaman juga. Selain karena nggak menopang payudara yang sedang membesar karena hormon dengan baik, karet yang katanya nyaman itu lama-lama membuat dada dan punggung menjadi sesak. Saya pun jadi engap dan pusing kalau kelamaan dipakai.

(Baca juga: Siapa Bilang Bumil Nggak Bisa Tampil Kece?)

Akhirnya sport bra itu saya coret dari daftar bra kehamilan (hmmm, ya iyalah kan emang fungsinya dipakai buat olahraga).

Lalu saya pun kembali bingung mau mencari bra yang kayak gimana. Saya udah underestimated sama semua maternity bra karena karet dan strap-nya sering nggak cocok dengan ukuran. Pas dibeli enak dipakai, begitu beberapa minggu dipakai di rumah malah jadi nggak nyaman dan sesak. Saya pun berpikir, kayaknya harus beli bra yang strap dan talinya bisa diatur sendiri. Jadi kalau lingkar dada atau cup-nya payudara saya membesar, saya nggak perlu beli-beli bra lagi deh. Pikiran saya pun melayang mungkin kalau beli halter bra yang bentuknya seperti atasan bikini akan enak kali ya.

Pasalnya, halter bra atau bikini bra biasanya punya tali yang bisa diatur sendiri di bagian belakang dan juga belakang leher. Saya pun lagi-lagi minta izin suami buat beli bikini bra. Sebenarnya ini adalah atasan bikini yang dijual terpisah. Jangan kira carinya gampang, susah ternyata karena harus beli sepasang sama celananya. Untungnya, saya menemukan online shop yang bisa menjual bikini bra secara terpisah. Saya pun akhirnya membelinya.

Setelah belanjaan online saya datang, hati girangnya bukan main. Dalam hati, akhirnya menemukan juga bra yang nyaman dipakai saat hamil ketiga kali ini. Pas dicoba, memang sih nyaman dipakai karena ukuran tali di leher dan lingkar dada bisa diatur sendiri, tapi….

Karena memang bukan peruntukannya ya nggak heran kalau bikini bra ini nggak nyaman dipakai. Iya sih, saya nggak engap karena tali bisa diatur sendiri ukurannya, tapi ternyata saya justru nggak cocok sama cup-nya. Cup bikini bra cenderung kecil dan tidak mewadahi payudara secara maksimal bikin nggak nyaman kalau dipakai buat berkegiatan apalagi kalau sedang aktif. Cup mudah bergeser-geser. Sementara itu, bagian tali kalau tidak disimpulkan dengan baik juga mudah sekali terlepas. Kan nggak lucu kalau lagi banyak gerak tiba-tiba ada tali bra offside dan menyembul-nyembul keluar baju.

Jatuh Cinta dengan Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra

Perjalanan mencari maternity and nursing bra (bra kehamilan) yang pas akhirnya menemukan titik temu pada Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra dari Mooimom. Jangan kira awalnya saya langsung percaya sama bra kehamilan ini. Pengalaman gagal menemukan bra kehamilan yang cocok beberapa kali membuat saya skeptis saat akan mencoba Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra ini.

Kesan pertama saya adalah ketika mendengar namanya ´nursing bra´ adalah jangan-jangan ini cuma bra menyusui. Ya tapi itulah saya, pernah dua kali hamil tapi belum pernah menyusui membuat saya nggak bisa membedakan bagaimana dan seperti apa bra bra menyusui dan kehamilan. Toh nyatanya Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra ini multifungsi, bisa digunakan saat hamil dan menyusui.

Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra dari Mooimom ini bukan hanya bisa dipakai sebagai bra menyusui tetapi bisa juga dipakai saat hamil atau bahkan saat nggak hamil dan menyusui. Bahannya yang terbuat dari 89,3% nylon dan 10,7% spandex membuat Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra sangat nyaman dipakai, menyerap keringat, dan nggak membuat sesak. Strap bra serta bahannya lembut tidak menekan kulit sehingga kulit tetap bisa bernafas namun payudara tetap tertopang dengan kokoh.

Sebagai pecinta bra tanpa kawat, saya senang sekali ketika menemukan Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra yang notabene juga tanpa kawat. Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra memang dirancang tanpa kawat sehingga nggak menekan payudara dan kulit. Jadi nggak bikin sesak, engap, dan membekas saat dipakai. Selain itu, lagi-lagi sebagai pecinta seamless bra saya makin jatuh cinta sama Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra. Saat dipakai pun jadi nggak menimbulkan siluet di baju yang kadang bikin nggak pede.

Sebagai orang yang mengalami betul efek perubahan bentuk dan ukuran payudara saat hamil kali ini, saya diuntungkan dengan hook atau pengikat di bagian belakang bra yang dimiliki oleh Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra. Soalnya, Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra dilengkapi dengan 4 hook atau pengikat pada bagian belakang bra yang bertujuan untuk mengantisipasi perubahan kondisi payudara saat kehamilan maupun menyusui. Nggak ada lagi deh cerita bolak-balik merengek beli bra baru sama suami kalau pengikat belakang bra-nya saja bisa menyesuaikan ukuran payudara dan lingkar dada.

Selain itu, cup yang besar serta terbuat dari bahan yang nyaman juga menopang payudara dengan maksimal dan kencang. Saya jadi makin pede saat memakainya karena nggak ada cerita bagian inti payudara yaitu puting yang ´offside´ atau menyembul ketika bra dipakai. Bra pad bahkan sengaja didesain untuk mengikuti perubahan dan volume payudara sehingga tidak berubah bentuk, nyaman, dan melekat baik pada kulit. Pantas saja payudara terasa kencang dan nggak gembyor alias mbleber saat memakainya. Selain itu, Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra ini dilengkapi dengan pad atau busa yang bisa dilepas pasang. Tinggal sesuaikan aja deh dengan kebutuhan.

Sebagai bra yang juga didedikasikan untuk ibu menyusui, Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra memiliki akses menyusui yang mudah. Bra ini dilengkapi dengan kancing bukaan menyusui yang mudah dan praktis, yang bisa dibuka oleh ibu dalam keadaan terburu-buru dengan 1 tangan. Selain itu, tali bra yang lebar dan mudah melekat membuat Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra rawan turun-turun saat dipakai baik itu dalam keadaan hamil maupun menyusui.

Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra ini juga memiliki 2 varian warna yaitu black (hitam) dan nude (warna kulit) yang bisa dipilih. Ukurannya pun variatif, dari S hingga XL tersedia di situs resmi Mooimom Indonesia.

Sekarang, ujung pencarian bra kehamilan yang nyaman telah menemukan jawabannya yaitu Ultra-Comfort Seamless Nursing Bra. Saya pun jadi nyaman dan tenang saat hamil, sementara suami pun aman kekepin dompet, ATM, dan tokennya karena nggak ada istri yang merengek-rengek lagi minta beli bra setiap minggunya.

Buat yang penasaran dengan bra hamil dan menyusui dari Mooimom, masih ada banyak model, bentuk, dan motifnya lho. Coba cek aja di website atau social media Mooimom Indonesia.

Website: www.mooimom.id
Facebook fanpage: MOOIMOM
I
nstagram: @mooimom

 

1 Comment
Previous Post
Next Post